Dr. Karolin Margret Natasa Siap Pulang Mengurus Kabupaten Landak

Senin, 04 April 2016

Landak, sorot post- Masyarakat kabupaten Landak banyak yang bertanya tanya dengan maju atau tidaknya dr.Karolin Margret Natasa anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat dari Fraksi PDI Perjuangan di Pilbub Landak tahun 2017 mendatang.
Ketika saya mau memutuskan pulang ke Landak, saya sudah menghitung-menghitung,” kata ibu pemilik 2 anak ini saat menjawab pertanyaan Masyarakat Sengah Temila pada acara Reses di Pahuman Jumat (1/4).
Yang pertama,” jelas Karolin,” bisa jadi jaman keemasan orang kita sudah selesai, karena apa,” katanya,” Cornelis selesai menjadi Gubernur tahun 2018 mendatang, siapa pengganti Cornelis orang kita yang menjadi Gubernur Kalimantan Barat selanjutnya, tidak ada jaminan siapa yang akan terpilih,” jelasnya.
Memangnya orang yang kalah sepuluh tahun itu diam-diam saja,” tambahnya,” pasti melawan. Tidak akan mudah pertarungan kita menjadi Gubernur tahun 2018, maka kalau Kabupaten Landak ini tidak sungguh-sungguh, ya kita harus siap tahan banting, bisa-bisa kita semakin terpuruk karena tidak ada lagi yang di atas, tambah lagi yang ngurus Landak ini tanggung-tanggung jadi tambah kacau kita,” katanya.
Saya memutuskan, bahwa saya siap pulang dulu di Landak, selain itu juga  dari hasil sourvey ternyata ngangkat.

Terkait persoalan perkebunan, di pusatlah yang menjadi persoalan salah satunya selain berbagai persoalan dilapangan yang terus terjadi. Intinya, persoalan regulasi perkebunan sawit ini akan kami sampaikan, jawabannya nanti, samalah kita cari jalan terbaiknya,”katanya.
Permasalahan perusahaan perkebunan sawit ini, seharusnya Landak sudah moratorium untuk perkebunan baru dan Landak itu sudah tidak boleh mengeluarkan ijin perkebunan baru, cukup mengurus ijin perkebunan yang sudah ada saja,”paparnya.
Perizinan perkebunan di Kabupaten Landak seharusnya sudah dievaluasi, kalau perusahan yang sudah di berikan  ijin tidak betul-betul ngurus lahannya, ijinnya itu harus di cabut, kalau saya terpilih jadi Bupati Landak nanti, saya harus moratorium dulu perijinan perkebunan.
Saya akan mengevaluasi dulu perijinan yang sudah ada dan baru kita bicara lagi kasus perkasus, seperti kasus tumpang tindih, belum lagi masalah plasma dan inti serta masih banyak persoalan Hak Guna Usaha lainnya,” jelas Karol saat menjawab pertanyaan masyarakat Sengah Temila.
Tempat mandi kita di kampung, masuk dalam HGU, saya juga berpesan kepada Kepala Desa, karena usulan HGU itu para Kades ini ikut teken, tolonglah usulan HGU perlu di cek betul-betul benar dan sudah sesuai atau tidak, katanya.
Dari hasil wawancara pwrionline.com dengan anak Gubernur Kalimantan Barat ini, “Sudah siap lahir dan batin untuk menjadi pemimpin di Kabupaten Landak kedepan. Saya juga sudah persiapkan mental yang saya miliki 7 tahun berkarier di dunia politik Legislatif, karena Legislatif itu adalah sebuah lembagai komunal,” jelasnya.
Saya siap untuk memimpin Landak, semua sudah saya pertimbangkan yang harus mampu membuat keputusan-keputusan politik secara garis personal berdasarkan garis partai,” katanya.
Oleh karena itu,” kata Karol,” saya siap maju di Pilkada Landak dan saya memiliki pengalaman, sudah punya cukup jaringan dan siap mampu untuk mengemban tanggungjawab yang lebih besar untuk bekerja di Eksekutif,”katanya..
Secara umum sosok yang menjadi wakil untuk mendampingi Karolin,” katanya,” saya mengikuti perintah partai, apa saja yang menurut terbaik dari partai, saya siap untuk bergandengan bersama membangun Landak kedepan,”jelasnya.
Untuk pendamping ibu, apakah ibu Karolin mengutamakan ketokohannya atau birokrat. Saya tidak memilih, yang jelas siapa saja boleh asal mau siap untuk  bekerjasama dengan baik=,”jawabnya.
Sudah banyak calon wakil yang membujuk menjadi pendamping dirinya, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada tokoh-tokoh masyarakat di Kabupaten Landak yang telah bersedia mendaftarkan dirinya menjadi wakil bakal calon untuk mendampingi saya.
Saya cukup kaget juga bahkan banyak yang menawarkan diri menjadi pendamping saya dan itu juga merupakan penghargaan buat saya,” tambahnya,” mudah-mudahan nanti terpilih oleh partai, kalaupun tidak terpilih melalui rekomandasi partai yang akan menentukan 1 orang wakil,  yang lainnya jangan ngambek, tetap siap untuk berkerjasama untuk kemajuan Kabupaten Landak,”tegasnya lagi.
Karena arus deras politik di Kabupaten Landak saat ini mulai terasa,” Karolin menyarankan kepada masyarakat Landak secara khusus Kecamatan Sengah Temila untuk dituntut kekompakannya, kalau ingin mendudukan putra putri terbaiknya menjadi pemimpin di Kabupaten Landak.
Saya juga mengharapkan masyarakat Kecamatan Sengah Temila janganlah terpecah belah, tetap bersatu dan kompak, kalau tidak kompak, tentu kita tidak bisa menjadi pemimpin di Kabupaten Landak.
Ia juga berpesan kepada masyarakat Landak untuk memilih secara cerdas serta paham mengenai program-program para tokoh-tokoh yang akan maju di Plkada Landak ini dan kita juga jangan mudah terpancing dengan issu, sehingga dapat mengganggu kondisi keamanan, ketertiban dan kekeluargaan yang ada di kampung,”ajaknya.
Selain itu, ia berharap juga kepada masyarakat Landak berpolitik secara dewasa untuk tidak tergiur dengan manipolitik, jadilah pilihannya dengan memilih secara rasional.(Sartiman)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS