72 Desa di Kapuas Hulu Terancam Tak Dapat Anggaran

Jumat, 01 April 2016

Kapuas Hulu (Sorot Post)- Dari 278 Desa di Kabupaten Kapuas Hulu, 72 diantaranya terancam tidak dapat mencairkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Desa (APBD-Des). Hal ini disebabkan desa-desa tersebut belum menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban APBD-Desa tahun 2015.
"Seharusnya minggu ke empat bulan Januari 2015, para Kepala Desa harus sudah menyampaikan laporannya," ucap Marcellus,S.Sos, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Kapuas Hulu.
Sesuai Permendagri Nomor 113 tahun 2015 tentang pedoman pengelolaan keuangan desa, maka desa-desa tersebut belum bisa mendapatkan APBD-Desa, jelasnya.


Marcellus tidak mengetahui apa alasan sejumlah Kades tersebut belum bisa menyampaikan laporannya, karena setiap tahun pihaknya menyelenggarakan pelatihan teknis, bahkan mendatangkan narasumber dari pusat, tuturnya.
Jadi, jika aparat desa belum mengerti masalah membuat laporan rasanya tidak masuk akal, sehingga sanksi harus ditegakan bagi desa yang belum menyampaikan laporan. "Sanksinya memang tidak boleh dicairkan APBD-Desanya," tegas Marcellus.
Ada beberapa persyaratan untuk bisa mencairkannya yaitu Peraturan Bupati tentang dana desa, APBD-Desa, dan Laporan Pertanggungjawaban Desa, jelasnya.
"Kami akan menyampaikan persoalan ini kepada Kepala Daerah, tinggal menunggu petunjuk Bupati, tetapi paling lambat pencairan untuk desa-desa yang sudah membuat laporan pertanggungjawaban pertengahan April 2015," tuturnya. (Amrin)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS