Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

Workshop Penguatan FKUB Kabupaten Kapuas Hulu

Jumat, 18 Maret 2016

Kapuas Hulu (Sorot Post)-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Workshop Penguatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se Kabupaten Kapuas Hulu, yang dilaksanakan di Aula FKUB Jalan Komyos Sudarso Putussibau Kota, Kamis (10/3).
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas Hulu H.Darohman,S.Ag.,M.SI, mengatakan bahwa, kerukunan umat beragama merupakan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi saling pengertian, saling menghormati, saling menghargai dalam ajaran agamanya dan bekerja sama dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kita ketahui FKUB adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah dalam rangka membangun, memelihara dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan, jelasnya. 
Oleh sebab itu, saya meminta kepada para Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Tokoh Adat (Todat) agar dapat menjadi panutan dan contoh bagi masyarakat, pinta Darohman, saat membuka workshop penguatan FKUB se Kabupaten Kapuas Hulu.
Dikatakannya, Masyarakat Kapuas Hulu sangat majemuk, heterogen dan plural dengan terdiri dari bermacam suku, adat istiadat dan agama. Meskipun hidup dalam keseragaman tersebut masyarakat kapuas hulu tetap aman, damai dan tentram.
"Selama ini tidak pernah terjadi persoalan yang mengganggu kerukunan dan ketenteraman umat beragama di Kapuas Hulu," tuturnya.
"Tokoh harus menjadi panutan. Sebab kalau sudah rukun, damai, tentram dan komunikasi yang baik, masyarakat pasti akan menuruti perkataan para tokoh itu," tegasnya.
"Saya juga mengharapkan kepada Toga dan Todat tidak terlibat langsung dalam politik, mengingat hal tersebut berpotensi besar menimbulkan pertentangan baik secara langsung maupun tidak langsung. Toga dan Todat juga bisa menjadi pendingin yang membawa kebaikan dan kedamaian. Bukan jadi pemadam kebakaran tapi pencegah kebakaran," harapnya.
Ketua FKUB Kabupaten Kapuas Hulu Drs.H.M.Khusyairi,S.Ag.,M.Si, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Se Kabupaten Kapuas Hulu. "Ada 80 orang perwakilan tomas, todat dan toga menghadiri kegiatan ini," katanya.
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memperlancar komunikasi antara pemerintah dengan Tomas, Todat dan Toga dalam hal menjaga kerukunan umat beragama, menumbuhkan rasa saling toleransi antar umat beragama dan pemerintah, menyatukan visi misi bersama untuk menjaga dan melestarikan kerukunan umat beragama, meningkatkan pemahaman yang kompeherensif mengenai kebijakan pemerintah tentang kerukunan umat beragama, jelasnya.
"Ini juga sebagai upaya untuk memperkenalkan antar tokoh yang ada di 23 kecamatan se kapuas hulu agar mereka dapat saling berkomunikasi," pungkasnya. (Amrin)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS