Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

Dearnase Ditutup, Bodi Jalan Tergenang Air

Rabu, 23 Maret 2016

Landak (Sorot Post)- ada 5 titik rawan jalan kota Ngabang yang sering tergenang air disaat musin penghujan seperti, Jalan Pasar Ngabang, Jalan depan kantor Satlantas, jalan depan Supetmaket  Citra swalayan, jalan pal 2 Ngabang dan jalan Menuju kantor KPU Landak.
Menurut Adam (45),warga Ngabang dirinya mengatakan dengan sorot Post pagi tadi, masyarakat sudah terbiasa melihat genangan banjir di daerah kota ngabang disaat musin penghujan.
"Kami sudah terbiasa melihat genangan air di jalan, seperti di tempat ini (depan Supermaket CS), kami hanya berharap kepada pihak Pemerintah Kabupaten Landak supaya untuk segera mencari solusi untuk mengatasi genangan banjir dijalan sebab genangan air yang sampai dijalan bisa menyebabkan kecelakaan pada pengguna kendaraan yang saling berpintasan," ujar Adam, Rabu (23/3/2016) pagi tadi.

Berdasarkan pantauan Sorot Post dilapangan. Akibat Air yang meluap di bodi jalan pasar kota Ngabang adalah, adanya penyumbatan atau penutupan  dearnase sehingga disaat hujan turun maka air bedengan mengalir di bodi jalan raya. 
Yang lebih parahnya lagi, Dearnase di depan Supermaket Citra Swalayan itu di kecilkan oleh pihak Supermaket sehingga pengaliran air tidak mampu sehingga air merembet ke bodi jalan.
Menurut Jamelius yang didampingi oleh Bapak Yance Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUP) kabupaten Landak melalui bidang Cipta Karya, diakui adanya genangan air di Bodi jalan raya kota ngabang saat hujan turun, dan pastinya pihak Pemerintah melalui Dinas PUP berupaya untuk mengatasi genangan Air tersebut.
"Ada 5 titik jalan rawan yang sering tergenang air, pasar Ngabang, depan jalan Kantor Satlantas, depan jalan Supermaket CS, Pal 2 dan jalan Kantor KPUD Landak sering tergenang air, untuk mengatasinya genangan air yang merembet ke bodi jalan raya perlunya ada kerjasama dengan pihak masyarakat supaya ada kesadaran dan kepedulian lingkungan dan  yang perlu bertanggungjawab  ataupun yang ikut terlibat juga adalah seperti pihak desa," papar Jamelius, siang tadi.
Yance juga menyebutkan akibat luapan air yang hingga ke bodi jalan raya itu adanya penyumbatan dan pengecilan dearnase oleh pihak masyarakat, contohnya didepan Kantor Satlantas ngabang, dan supermaket Citra Swalayan, kami melihat persoalan ini dan tentunya harus ada kerjasama antara Pemerintah dan masyarakat yang melibatkan perangkat desa, ujar Yance.
Ditambahkan Jamelius selaku Kabid Cipta Karya Dinas PUP kabupaten Landak, untuk tahun 2016 ada penganggaran dari Pemerintah untuk perbaikkan atau pembangunan dearnase khusus dilingkungan pasar Ngabang, dan diharapkan tidak ada lagi air yang meluap di pasar Ngabang, tambah Jamelius. (Red)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS