Kodim 1205/Sintang Beri Bantuan Kemanusiaan.

Kamis, 31 Maret 2016


"Nyebrangkan Anak Sekolah Korban Banjir"
Sintang,(Sorot Post)- 30 personel (1 pleton)  Kodim 1205/Sintang  Rabu, (30/3), dikerahkan untuk membantu menyebrangkan masyarakat dan anak sekolah dengan menggunakan   perahu karet dan trukc  di korban  banjir luapan sungai Kapuas yang menggenangi akses jalan menuju beberapa titik sekolah yang ada di Kelurahan Ulak Jaya,Kelurahan Kapuas Kiri Hilir dan Kelurahan Menyumbung Tengah Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang.

Dari pantauan  media ini banjir yang menggenangi rumah warga,kantor lurah serta akses jalan menuju pasar,keraton Al-Mukaromah dan beberapa kelurahan dihilir kelurahan Ulak Jaya,Menyumbung Tengah ini setinggi dada  orang dewasa sudah terjadi 3 hari ini, dua pekan sebelumnya memang sudah banjir hanya saja debet air belum sampai setinggi dada  orang dewasa.hingga kini warga desa itu terganggu aktivitasnya .

Dengan menggunakan satu unit perahu karet  dan trukc ini, anggota Kodim 1205/Sintang yang dikomandoi Dandim 1205/Stg Letkol Inf Moch Sulistiono didampingi Pasi Ops Kapten Kasa.S dan Kapten Sukardi Danramil Sintang Kota turun langsung dan membantu menyebrangkan masyarakat dan anak sekolah dibeberapa titik langganan banjir diantaranya SMPN 4. Kelurahan Ulak Jaya SMAN 4 kelurahan Sungai Kawat  ,SDN 23 kelurahan Menyumbung Tengah dan SDN 15 Kelurahan KKI.


"Ya ini bantuan kemanusiaan mobilisasi kepada anak sekolah dan masyarakat,ini perintah dari Danrem 121/Abw menyikapi kondisi meningkatnya genangan air akibat luapan air dari Sungai Kapuas,"ungkap Dandim 1205/Sintang,Letkol Inf Moch Sulistiono pada Media ini di tengah kesibukanya mimpin penyebrangan anak sekolah.

Ditambahkanya giat ini akan dilakukan setiap hari hingga kondisi kembali normal.

"Kita akan pantau dan bantu menyebrangkan mereka sampai kondisi normal mudah-mudahan tidak berlangsung lama,disamping mengganggu aktifitas belajar mengajar juga mereka menghadapi UN yang tinggal 4 hari lagi,"pungkasnya.

Satu diantara siswa duduk dibangku kelas 2 SDN 23 mengaku senang bisa menaiki mobil TNI pasalnya selama ini dia takut melihat TNI dengan baju lorengnya terlihat garang,rupanya tak seperti yang dia kira.

"Saya senang naik mobil pak tentara,jadi gak nunggu tumpangan lewat,dulu saya takut dengan pak tentara saya kira galak rupanya tidak,"katanya sambil malu-malu.  (Sus)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS