Pengedar dan Pemasok Sabu dari Malaysia Ditangkap

Kamis, 18 Februari 2016

Kapuas Hulu (Sorot Post)- Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Kapuas Hulu berhasil menangkap Marus alias Mas Jawa (46), pemasok sabu dari Malaysia. Tersangka merupakan Target Operasi (TO) Satnarkoba sejak setahun terakhir.
Kapolres Kapuas Hulu melalui Kasat Narkoba, IPTU Edhi T.Tarigan mengatakan, Marus berhasil disergap di jalan Junter, tepat disamping Terminal Badau Kecamatan Badau, Senin (15/2/16) sekitar pukul 10:00 Wib. Tersangka ditangkap setelah melakukan transaksi sabu.
"Untuk menangkap tersangka, kami menyuruh anggota untuk membeli paket kepadanya sehrg Rp.200 ribu. Setelah barang pindah tangan ke anggota, kita langsung sergap dan geledah tersangka," kata Edi dikantornya, Selasa (16/2).
Pada saat dilakukan pengeledahan terhadap tersangka tidak ditemukan paket sabu ditubuh korban. Tak habis disitu, petugas petugas juga menggeledah kendaraan roda empat yang digunakan tersangka, alhasil ditemukan satu paket jenis sabu dimobil disitu.

"Tersangka ini memakai mobil kembara buatan malaysia, disitu kita temukan barang bukti sabu. Setelah diperiksa, mobil mobil itu juga tidak dilengkapi nomor polisi, jadi kami bawa sebagai barang bukti, papar Edi.
Selain pada mobil, polisi juga melakukan pengeledahan dirumah tersangka. Disana ada lagi satu paket jenis sabu dan enam plastik klip serta pipet yang ditemukan. "Setelah itu baru tersangka kita bawa ke Polsek Badau untuk di introgasi lebih dalam," ujarnya.
Marus sudah menjadi TO (Target Operasi) selama setahun. Tersangka ini sebagai pengedar di wilayah Badau. Atas pengakuan tersangka, dia sudah sering memasukkan sabu dari Malaysia ke Indonesia untuk di perjualbelikan meskipun dalam jumlah yang sedikit. "Barang haram itu dibelinya di Lubuk Antuk dengan penjual AT," ungkap Edi.
Selain Marus, Satnorkoba Polres Kapuas Hulu juga menangkap Pariadi alias Junaidi warga Desa Tanjung Kapuas Kecamatan Suhaid. Junaidi merupakan tersangka pengguna dan pengedar sabu di Kecamatan tersebut. "Tersangka ini ditangkap petugas di simpang tiga Dusun Sungai Lalau Desa Nanga Suhaid Kecamatan Suhaid pada Sabtu (13/2) sekitar pukul 02:00 Wib," ujar Edi.
Tersangka ditangkap setelah yang bersangkutan selesai mengantarkan seseorang ke terminal. Petugas yang sudah lama mengintai tersangka langsung melakukan pemeriksaan dan hasilnya ditemukan satu paket sabu disaku celana, beratnya sekitar 0,5 gram. "Tersangka Junaidi ini sudah kami TO selama 6 bulan sambil melakukan pengembangan.
Ditegaskan Edi, pihaknya akan terus melakukan pendalaman terhadap kedua tersangka kasus narkoba ini. "Kedua tersangka tetap akan kita kenakan pasal 114 dan 112 Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," terangnya.
Dari awal tahun 2016 sampai pada bulan Februari ini, Satuan Res Narkoba Polres Kapuas Hulu telah mengungkap sebanyak 4 (empat) kasus dan menangkap empat tersangkanya, ungkap mantan Kapolsek Kalis ini.
Sementara itu tersangka Junaidi mengatakan, dirinya sudah mengkonsumsi sabu selama 1 (satu) tahun. Ketagihan lantaran mengikuti teman. "Saya tidak ngedar saya hanya makai, saya beli dari orang juga," ungkapnya di Mako Narkoba Polres Kapuas Hulu, Selasa (16/2/16).     Ditempat yang sama, tersangka Marus mengaku dirinya mendapatkan paket sabu dari Malaysia dan membawa masuk ke Badau melewati jalan tikus. Ia mengaku baru sekali membeli barang haram itu untuk dijual. "Saya beli di Malaysia dengan harga 50 ringgit. Saya tidak ngedar, saya pakai sendiri," kelit Marus. (Amrin)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS