LAKI Pertanyakan Bangunan Dermaga Pulau Lemukutan 24 M APBN

Senin, 08 Februari 2016




Bengkayang (Sorot Post)-Kementerian Desa,
Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Republik Indonesia
membangun dermaga di pulau kecil dan terluar pada tahun 2015 yang
lalu,
mempercayai PT.Boriandy Putra untuk membangun Dermaga Pulau Lemukutan
Kabupaten Bengkayang-Kalbar.

Dana yang dikucurkan untuk pembangunan dermaga tersebut,
lumanyan besarnya dengan menelan dana sebesar Rp.24.610,969,000,-di
biayai oleh APBN 2015 dan diberi waktu 75 hari kelender dalam pelaksanaan,
mengerjakan pekerjaan dalam hal ini.Memandang dana pembangunan dermaga
pulau Lemukutan lumayan besar.

Ketua Laskar Anti Korupsi (LAKI) Kabupaten Bengkayang M.Ali Nafiah
angkat bicara, terkait Pembangunan Dermaga Pulau Lemukutan.Ada
indikasi dugaan mengurangi polume pisik pekerjaan.Kita melihat
ketinggian dermaga lebih rendah dari jalan,"ketinggian dermaga tidak
sesuai dan bayangkan saja kalau air pasang besar tidak menutup
kemungkinan air akan naik di lantai dermaga,"katanya di Sekretariat
LAKI Kabupayen Bekayang Jl.Raya Karimunting kecamatan Sungai Raya
Kepulauan.Jumat(5/2)

Ali Nafiah menambahkan,Indikasi mengurangi fisik proyek didalam
ketinggian darmaga  lebih rendah dari jalan.Sehingga Bawah Kolong
Dermaga saat air pasang bisa merendam dermaga itu,"terbukti entah
kenapa tidak dipasanganya sebagian Gorong gorong besi yang masih
tersimpan dibawah kolong dermaga,jelasnya

Asri masyarakat Pulau Lemukutan mengatakn,akibat pengambilan tanah
tempatan dalam penimbunan area Dermaga maka kerna itu,terjadi
pencemaran air laut sepanjang 700 meter dalam hal ini, besar
kemungkinan akan terjadi kerusakan ekosistim pada terumbu karang,"
sedangkan kita mengetahui,pulau Lemukutan termasuk masuk kawasan
konservasi dan Desa Wisata,"jelasnya

Lanjutnya.Sangat kita sayangkan untuk penimbunan Dermaga mengambil
tanah disekitar itu.K,"napa tidak mengambil tanah dari daerah lain
untuk penimbunan dermaga tersebut,"kesalnya.
LAKI Kabupaten Bengkayang meminta kepada BPK-RI Kalimatan Barat,Kejati
Kalbar,Polda Kalbar untuk segera mengaudit pekerjaan Dermaga pulau
Lemukutan yang mana menelan Dana APBN  tersebut dalam hal itu ada
indikasi pembiaran dalam melaksanakan pekerjaan,"pungkasnya. (Yuz)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS