Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

Lahan Abdeling Enam Kebun Sungai Dekan Di Reflanting

Senin, 22 Februari 2016

SUNGAI DEKAN (Sorot Post) - Asisten kebun Sungai Dekan Abdeling enam,V Iyom SP,mengatakan,kebun PTPN XIII sungai dekan adalah kebun tertua di kalimantan barat ini,dan kebun daerah sungai inilah yang pertama kali membudidayakan kebun Kelapa sawit,maka tidak heran tahapan peremajaan kelapa sawit di kebun milik negara ini sudah selayaknya di laksanakan.

Dan ia juga menjelaskan, penanaman perdana di abdeling 6 tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan reflanting generasi kedua di kebun sungai dekan,adapun luas area abdeling 6 ini berkisar 904,94 hektar,dan di tahun 2015 kebun sungai dekan tercatat sebagai peraih nilai produksi terbanyak di antara kebun PTPN XIII lainnya.

“sudah saatnya kebun kita ini di reflanting untuk tahap generasi kedua,hal ini dimaksud guna untuk meremajakan kelapa sawit yang pertama di kalimantan barat ini,dan tahun kemarin kebun sungai dekan dapat penilaian pencapaian produksi tertinggi dari kebun lainnya, ”kata V.Iyom SP ini.

Belum lama ini Direktur Utama PTPN XIII Kalimantan,Nurhidayat,hadiri rencana penanaman ulang kebun kelapa sawit seluas 359 hektar di afdeling 6 kebun Sungai Dekan kecamatan meliau kabupaten Sanggau.Hal ini menggambarkan,kalau dunia persawitan di Kalbar telah memasuki generasi kedua.Fenomena ini dibuktikan dengan dilakukannya replanting kebun inti dan revitalisasi kebun plasma dibeberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kalbar,terutama di unit kebun yang berada di bawah naungan PTPN XIII.


Seperti yang kita ketahui,Luas area kebun sungai dekan saat ini 5.625.50 hektar,dan tahap demi tahap reflanting kini di galakkan oleh pihak PTPN XIII agar lahan kebun kelapa sawit di sungai  dekan tetap berkelanjutan.

Menurut Dirut PTPN XIII,Nurhidayat saat di damping manajer kebun sungai dekan Made Ngurah PP,ia menghimbau dengan adanya tanaman sawit baru ini,setidaknya dapat bangkit dari keterpurukan,mengingat kondisi PTPN XIII agak lesu,dan dengan adanya menaman pokok 140 pokok/hektar dan mencapai 18 ton/Hektar TBM 4 (TM 1),maka dapat membawa dampak positif,asalkan seluruh pekerja di laksanakan standart PPKS dan dilaksanakan secara mekanisme yang tepat,dengan demikian seluruh karyawan akan tetap sejahtera selamanya.(Sumianto)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS