Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

Karyawan Perkebunan Sawit Desa Pak Mayam Tewas Terbunuh

Sabtu, 20 Februari 2016

Landak (Sorot Post)- Warga Desa Pak Mayam Rabu  (17/2) pagi kemarin, dihebohkan adanya mayat kena bacok di muka dan di leher.
Dikemukan oleh Rano warga Desa pak Mayam saat di konfirmasi oleh Sorot Post  saat datang di tempat korban Sunaryo tewas sekitar pukul 08:00 wib, menurut Rano, korban sudah tidak bernyawa lagi dan Menurut Rano kendaraan sepeda motor korban masih dalam keadaan hidup.

" Korban dengan tersangka merupakan satu mess di perusahaan kebun sawit pribadi milik orang Pontianak dengan luas  dua ratus lebih hektare. Saya melihat korban sudah keadaan tidak bernyawa lagi dengan luka bacok di daerah pelipis mata dan leher," terang Rano.
Menurut informasi yang di himpun Sorot Post bahwa korban tewas yang bernama Sunaryo (45) warga Desa Sungai Radak Dua, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya ditemukan tewas dengan luka sabet diduga menggunakan senjata tajam dilehernya pada Rabu (17/2) pagi. Korban ditemukan oleh rekannya bernama Opik sekitar pukul 07.15 WIB dilahan sawit yang berada di Dusun Pak Mayam Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak Kalimantan Barat.

Korban diketahui  sehari-harinya merupakan pekerja di perkebunan kelapa sawit pribadi milik warga Kota Pontianak.

Kapolres Landak AKBP Wawan Kristyanto melalui Kasat Reskrim Andri Syahroni membenarkan kejadian tersebut. “Korban mengalami luka terbuka dibagian leher sebelah kiri dan mata sebelah kanan, diduga karena senjata tajam akibat dibunuh,” kata Andri Syahroni pada Kamis (18/2)

Andri juga mengatakan, setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Rabu pagi. Korban langsung dibawa ke RSUD Landak, selanjutnya pada Kamis siang dilaksanakan outopsi. “Kita lakukan outopsi hari ini untuk mengetahui penyebab kematian secara jelas,” ujarnya.

Sedangkan untuk motif pembunuhan tersebut, Kasat menerangkan masih belum diketahui. “Untuk motif belum kita ketahui, karena kita masih kumpulkan bahan keterangan dan saksi. Dimana saksi sudah ada delapan orang yang kita minta keterangan,” jelasnya

Kasat juga mengharapkan bantuan masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku. “Orang yang kita curigai sudah kita kantongi identitasnya, dan mengarah ke rekan kerja korban,” kata Andri. (Red)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS