Iklan Hari Pahlawan nasional 10 Nov 2018

Hindari Pungli Dari Calo Pembuatan Pasport

Kamis, 11 Februari 2016


Putussibau (Sorot Post)-Setelah dibukanya tahun 2014 kantor Imigrasi Kelas II Putussibau, pembuatan Pasport di Kabupaten Kapuas Hulu sangat meningkat pesat. Sedangkan ditahun 2015 baru beroperasi melayani masyarakat dalam pembuatan pasport. 

Menurut Ade Rahmat Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Putussibau, bahwa sejak tahun 2014 pertama dibukanya Kantor Imigrasi masyarakat sudah tidak jauh-jauh lagi melakukan pembuatan pasportnya.
Pelayanan yang dicapai dalam membantu masyarakat dalam pembuatan pasport diantaranya masalah Haji, umroh, kunjungan keluarga, wisata dan berobat. "Tapi yang paling banyak pelayanan pembuatan pasport untuk Kunjungan Keluarga," ungkap Ade, Rabu (10/2)

Cuma yang di sayangkan kantor imigrasi ini belum punya tanah sendiri dan kantor srndiri, karena untuk melayani masyarakat yang akan melakukan pembuatan pasport tidak ada ruang tunggunya, sehingga banyak yang menunggu diluar samping kantor sehingga pada waktu giliran mereka mau tidak mau kita harus memanggil mereka keluar, tuturnya.
Bagi masyarakat yang sudah ada diharapkan dijaga dan dirawat baik-baik jangan sampai hilang. Apabila hilang akan mengalami proses kembali dan harus lapor dulu, sebab lama penundaan untuk buat baru sekitar 6 bulan sampai 1 tahun, ujarnya.

"Untuk biaya pembuatan pasport sendiri sebesar Rp.360.000 dan langsung dibayar sendiri ke Bank BNI dan bukan di bayarkan kekita," jelas Ade.
Dalam hal pembuatan ini kita juga punya biro jasa yang membantu pembuatan pasport ini untuk memudahkan masyarakat dalam melengkapi persyaratan yang dibutuhkan. Hindari juga pengurusan lewat calo karena hal itu kadang kita tidak bisa menyalahkan masyarakat yang ingin membuat pasport agar lebih mudah dan cepat dalam memenuhi dari segi persyaratannya. Karena terkadang banyak kekurangan yang belum lengkap tapi harus bolak balik kantor terkait untuk melengkapi syaratnya tadi.
Maka banyak dari mereka yang menggunakan biro jasa untuk membantu mengurusnya walaupun terkadang banyak pungutan diatas dari harga sebenarnya, ulas Ade.
  
Dalam hal ini tambah Ade, akan menindak tegas kalau memang ada pegawainya yang terbukti melakukan pungli terhadap pembuatan pasport. Ada konsekwensinya serta saknsi pada praktek-praktek percaloan apalagi bagi pegawainya yang terbukti melakukan pungli, diatara teguran lisan atau tertulis, penundaan kenaikan pangkat dan gaji berkalanya. "Pastinya akan kita tindak sesuai aturan," papar Ade. (Amrin)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS