Visi Misi Debat Kandidat Pekaran Kapuas Raya

Jumat, 04 Desember 2015

Sintang (Sorot Post) - Isu pemekaran Kapuas raya ternyata masih jadi topik pembicaraan  dalam debat publik yang di ikuti oleh 3 pasangan calon bupati dan wakil bupati yang di gelar KPUD Sintang, Rabu (2/12) kemarin.


Wacana pemekaran provinsi Kapuas Raya yang digadang-gadang oleh wilayah timur Kalbar ini juga jadi komitmen Ketiga pasangan calon untuk memperjuangkan  memekarkan, Provinsi  kapuas raya, Nomor urut 1, Agri-Chomain mengatakan, untuk percepatan pemekaran Kapuas Raya, maka, perlu melakukan pendekatan kepada pemerintah provinsi. Dan pusat.

Yang terpenting saat ini , pelu melakukan pengecekan kembali persyaratannya pemekaran kembali,"Jika masih ada persyaratan yang kurang, baiknya  segera kita lengkapi,"katanya.

Untuk, nomor urut 2 melalui wakilnya, H.Senen maryono  hal yang senada dengan pasangan calon urut 1, bahwa  dalam mewujudkan pemekaran kapuas raya,  tentu harus di mulai dengan pendekatan-pendekatan kepada stake holder terkait.

Nomor urut 3 secara tegas berkomitmen di tahun 2017 pemekaran Kapuas Raya sudah dapat di lakukan. Untuk memperjuangkan kapuas raya sebagai provinsi baru, yakni dengan langkah konkrit menyatukan persepsi 5 kabupaten yang nantinya akan tergabung dalam provinsi kapuas raya.

Selain itu, negosiasi dengan pemerintah provinsi,  melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat, pengolahan data sebagai sarat pemekaran tentu harus di persiapkan kembali,"untuk mendukung pemekaran Kapuas Raya, dimulai dengan melaksanakan pemekaran kecamatan, "ujarnya.

selain Isu pemekaran Kapuas raya, dalam debat pulik yang di ikuti 3 pascon bipati dan wakil bupati sintang yakni, konsep penguatan ekonomi kerakyatan dan penguatan UMKM turut mendominasi dalam penajaman visi dan misi masing-masing Paslon

Dalam hal ini, nomor urut 2, melalui wakilnya, H.Senen Maryono mengatakan,  pemberdayaan  usaha ekonomi menengah yakni dengan mendorong pembeninaan usaha masyarakat.
"Seperti kelompok usaha di pedesan, tentu kita perlu melakukan pembinaan, melalui dinas terkait, selain itu pemerintah wajib memberikan dana bergulir, kepada pelaku usaha kecil menengah,"tuturnya.

Sementara nomor urut 3 melalui calon bupati, Jarot Winarno mengatakan, langkah konkrit untuk membangun ekonomi kerakyatan yaitu dengan konsep melakukan peningkatan kualitas produk unggulan yang ada.

 Yang pelu dilakukan kata Jarot, yakni,  menggali potensi komuditas unggulan yang ada di setiap desa,"Sehingga banyak pilhan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi-potensi pertanian,"katanya.

Sementara nomor urut 1 mengatakan untuk memperkuat ekonomikerakyatan tentu, memberikan modal usaha kepada para pelaku Usaha kecil dan menengah.

Kemudian, mengenai  pembangunan wilayah perbatasan, ketiga pasangan calon juga menyampaikan beberapa strategi pertepatan pembangunan perbatasan,

Calon bupati  urut 2, Agrianus mengatakan, kondisi perbatasan hingga saat ini memang memprihatinkan, kedepan tentu kata agri yang perlu dilakukan adalah,  Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas pertama dalamperepatan pembangunan perbatasan.

"Selain itu, pengembangan ekonomi kerakyatan di daerah perbatasan tentu juga menjadi perhatian bagi kita, Pertanian dan perdangan di perbatasan harus di kembangkankan,"kata  Agri.
Sementara Ignasius juan, yang meruapakan calon bupati nomor urut 2 mengatakan, saat ini pemeritah pusat sudah membuka jalan parlalel di wilayah perbatasan, sehingga yang perlu dipikirkan yaitu  dampak.          ekonomi yang dirasakan dengan terbukanya jalanstrategis nasional tersebut.

Maka, langkah yang harus diambil dalam menyikapi hal tersebut yakni harus menggali Potensi pertanian di perbatasan guna meenguatkan ekonomikerakyatan bagi masyarakat perbatasan.

"Di daerah perbatasan, potensi pertanian sangat baik, sehingga, saya kira poternsi inilah yang karus di bina untuk di kembangkan,"katanya.

Selain itu pihaknya kedepan berkomitmen  membangun daerah pinggiran yakni dari daerah pinggiran yang ada di perbatasan.

Sementara nomorurut 3, Jarot mengatakan, dalam melakukan percepatan pembangunan perbatasan, maka RPJMD, provinsi, RPJMN besrta RPJM D harus disesuaikan sehingga terjadi sinkronisasi dalam program percerpatan pembangunan di daerah perbatasan.

"Tugas kita kita di daerah ini, yakni membangun  jalan-jalan dari kecamatan ke desa-desa yang berada di perbatasan,"katanya.

Selain itu, guna percepatan perbatasan, jarot berkomitmen, kedepan jika terpilih, maka  pemekaran kecamatan di perbatasan menjadi prioritas untuam.

"Kemudian sektor pendidikan di perbatasan akan dibangun sekolah terpadu, guna pengembangan kuakitas anak-anak di perbatasan,"katanya.

Dalam debat publik yang mengusung tema "pemilih cerdas melahirkan pemimpin hebat" berjalan dengan kondusif. kemeriahan pun terasa begitu semarak di dalam gedung pancasila, tak kala masing-masing pendukung Pslon meneriakkan masing-masing jagoannya.

Ratusan polisi dari polres sintang turut dikerahkan guna menjaga keamanan, dan ketertiban dalam debat kandidat tersebut.(Sus)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS