Bangunan Megah Di Ngabang Tidak Memiliki IMB

Rabu, 02 Desember 2015

Landak (Sorot Post)-  IMB yang sudah tidak asing di telinga kita merupakan Izin Mendirikan Bangunan yang wajib di miliki oleh setiap orang yang mendirikan bangunan baik rumah hunian, kantor dan tempat usaha, hotel dan bangunan lainnya. Secara hukum, sebuah gedung tentulah harus memenuhi persyaratan administratif dan teknis. Syarat administratif yang harus di miliki adalah sertifikat tanah dan bangunan, status kepemilikan dan IMB. Syarat-syarat tersebut sesuai dengan yang tercantum di dalam Undang-Undang Bangunan Gedung pasal 7 ayat 2.


Menurut Yohanes Ketua DPC.LP3K-RI (Lembaga Penyelidikan Pemantauan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia) Kabupaten Landak  pada Rabu (2/12) siang tadi, menyebutkan, ada dugaan bangunan megah dibelakang supermaker Citra Swalayan (CS) jalan Pasar sayur Ngabang  kabupaten Landak tidak memiliki IMB dan ini merupakan pelanggaran undang-undang dinegara Republik ini, sebab kata Yohanes ketika seseorang ingin mendirikan gedung baik itu rumah, maka harus ada rencana teknis yang telah disetujui oleh Pemda setempat yaitu melalui IMB. Hal ini sesuai peraturan di dalam Pasal 40 ayat 2 huruf b UUBG, bahwa IMB wajib dimiliki setiap pendiri bangunan.

Sementara, lanjut Yohanes,  untuk permohonan IMB melalui Pemda harus memenuhi beberapa syarat seperti yang tercantum pada Pasal 15 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2005 Tentang pelaksanaan UU Bangunan Gedung yakni,
Sertifikat hak atas tanah atau tanda bukti perjanjian pemanfaatan tanah, Data lengkap pemilik rumah atau gedung, Rencana teknis bangunan rumah atau gedung, Dokumen lain yang berhubungan dengan kepemilikan dan pendirian bangunan, paparnya.

" Apabila syarat untuk memiliki IMB tidak dipenuhi oleh pemiliki rumah atau pemilik gedung maka akan dikenakan sanksi berupa sanksi  penghentian sementara pembangunan gedung sampai pemilik memenuhi syarat administratif pembuatan IMB (Pasal 115 PP 36/2005). Atau dapat dinekakan sanksi berupa pembongkaran rumah atau gedung secara paksa bila memang tidak memiliki IMB (Pasal 115 ayat PP 36/2005) Pemilik rumah atau gedung juga dikenakan sanksi berupa denda paling banyak 10% dari nilai bangunan yang masih di bangun atau sudah berdiri sesuai isi Pasal 45 ayat 2 UUBG," ujar Yohanes.

Yohanes menambahkan bahwa, untuk setiap bangunan baik itu rumah hunian, perkantoran, hotel, ruko, dan tempat usaha harus memiliki IMB. Dan kewajiban untuk melengkapi syarat administratif untuk memiliki IMB wajib dan berlaku untuk setiap orang tanpa pengecualian. Oleh karena itu, hendaknya mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, katanya.
Berdasarkan konfirmasi www.sorotpost.com ke kantor Perijinan terpadu satu pintu (KPTSP) kabupaten Landak Siang tadi melalu staf IMB yang disapa Apen, karna kepala kantor tidak mau dikonfirmasi bahwa Bangunan yang dibelakang Supermaket Citra Swalayan (CS) belum memiliki IMB, dan pihak pemilikpun tidak ada memberi surat pengajuan IMB sampai sekarang, Papar Apen melalui Via telp.
Dalam konfirmasi www.sorotpost.com dengan Yohanes selaku ketua LP3KRI kabupaten Landak siang tadi, seharusnya pihak pemerintah Kabupaten Landak melalui KPTSP harus tegas untuk menegakkan aturan apalagi itu sudah diperdakan oleh Pemerintah Daerah, jangan tutup mata karna itu merupakan PAD kabupaten Landak, paparnya.(Red)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS