Pengelolaan Parkir di Kota Bengkayang Minim Menghasilkan PAD

Kamis, 26 November 2015

Bengkayang (Sorot Post)- Laurentius Wahyudi,M.Pd Lurah Bumi Emas Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang mengakui bahwa hasil parkir untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih minim. Pengelolaan Parkir di Kota Bengkayang masih minim menghasilkan PAD
Disebabkan berbagai faktor, Kata Wahyudi Kepada media ini waktu lalu.



Menurut Yudi Target 1 Minggu dari Kelurahan Bumi Emas adalah sebesar Rp 2 juta tapi hanya terkejar antara Rp.1,3 Juta sampai Rp.1,4 juta.

Saat ini di Kota Bengkayang dilayani oleh 20 orang Petugas Parkir yang tersebar diantara Jalan Bambang Ismoyo, Jalan Jeranding, Jalan Tabrani, Jalan Ngura, Jalan Migang, Jalan Basuki Rahmad, Jalan Pasar Tengah, dan sekitar Terminal Bengkayang.

Setiap Petugas Parkir Wajib Setor setiap hari di Kelurahan, namun dari hasil setoran paling mampu mendapatkan setoran antar Rp.40 ribu sampai Rp 100 ribu setiap harinya,jelas ini sangat minim dari hasil yang ditargetkan kita Rp.2 juta,” Ucap Yudi.

Penagihan sendiri dilakukan setiap hari Senin-Jumat saja, Sementara hari
Sabtu-Minggu tidak ada penagihan atau ada toleransi bagi petugas parkir.

Toleransi diberikan untuk Sabtu-Minggu dan juga kalau hujan tidak ada petugas
Kelurahan yang memungut tagihan parkir.

“Selama ini, kendala kita masyarakat belum berpartisipasi aktif untuk membayar Parkir kendarann bermotornya baik roda dua maupun roda empat, sehingga petugas sering juga mengeluh karena hasil minim,”jelasnya

Minimnya hasil parkir, tentunya berpengaruh kepada penghasilan berupa PAD sehingga harus kami akui bahwa untuk mengdongkrak PAD dari parkir jelas sangat minim,” Ucap Yudi.

Salah Seorang Warga Bengkayang Yana (21 tahun) mengaku jarang bayar parkir
dikarenakan petugas parkir tidak menunjukkan bukti berupa karcis, sehingga saya berpikir ini adalah parkir illegal,”

“Bagaimana mau bayar parkir, saat diminta karcisnya petugas tidak menunjukkan
karcis, jadi kita khawatir uang parkir yang diberikan tidak disetorkan kepada
pemerintah,”Ujarnya.

Mahasiswi Semester III Universitas Tanjungpura Pontianak ini juga menyarankan agar pengelola parkir benar-benar memberikan pelayanan baik dan membuat identitas jelas sebagai petugas parkir,”katanya.

Terkait minimnya partisipasi masyarakat Bengkayang dalam membayar Parkir Yana
mengaku tentunya itu berawal dari pelayanan yang baik dan identitas jelas,”

“Saya rasa jika jelas dan sesuai prosedur sudah pasti masyarakat aktif membayar dan ini berawal dari perilaku tidak perlu malu jika ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat, asalkan dengan ketentuan aturan Undang-Undang yang berlaku, setiap warga yang parkir akan lebih berpartisipasi aktif,” Ujar Yana.

Terkait Parkir, saat dihubungi Via telp Seluler Ketua DPC PDIP Kabupaten Bengkayang Sebastianus Darwis,SE.MM akan mendukung langkah Kelurahan Bumi Emas dalam pengelolaan Parkir dengan baik,”Ujarnya.

“Kita akan perbaiki sistem pelayanan kepada masyarakat dalam mengelola parkir
nantinya, karena memang harus diakui saat ini hasil PAD dari Parkir masih minim sehingga harus dibenahi,” Ujar Darwis yang juga Calon Bupati Bengkayang Periode 2015-2020 nomor Urut 1,”jelasnya.

Alumnus Univeritas Perbanas Jakarta ini juga menegaskan akan konsentrasi dalam menata Kota Bengkayang termasuk parkirnya untuk peningkatan PAD. (Kur)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS