Kecamatan Tebas , Sambas Terapkan Cara Tanam Padi Hazton

Rabu, 11 November 2015

SAMBAS (SOROT POST) - Gerakan tanam padi di lakukan oleh Kelompok Tani Dewi Sri  Gapoktan Mekar Bersatu di Desa Tebas Sungai,  kecamatan Tebas, Selasa (10/11). penanaman padi tersebut mengunakan metode Hazton. Dimana Pola tanamnya yakni satu lubang ditanami 20-30 bibit padi. metode Hazton ini merupaka temuan inovatif dari dua putra daerah kalbar yaitu Hazairin dan Anton.

dengan metode tersebut diharapkan dapatmeningkatkan produksi padi di Kabupaten Sambas, khususnya di daerah Kecamatan Tebas. Kecamatan Tebas memperoleh program untuk implementasi metode hazton, dengan luas tanam 250 hektare (Ha). Penanaman ini sendiri tersebar di Desa Tebas Sungai dengan areal tanam 100 Ha, Desa Dungu Perapakan (50 Ha), Desa Pangkalan Kongsi (50 Ha), dan Desa Serumpun Buluh, 50 Hadan pengelolaannya lakukanoleh  gapoktan di masing masing desa.

 Acara tersebut turut di hadiri oleh Bupati Sambas Juliarti Djuhardi Alwi dan juga Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan kabupaten Sambas Musanif, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Dinas Pertanian Provinsi Kalbar Heronimus Hero, Camat Tebas, serta Danramil Tebas. Kegiatan ini juga didukung PT Prima Agrotex, distributor pupuk non subsidi Marianto, PT Kenzo, Pomi Beka Agrodyk, dan anggota DPRD Kabupaten Sambas H Mulyadi

seperti yang diungkapkan Bupati Sambas Juliarti Djuhardi Alwi, petani merupakan pahlawan, terutama di bidang ekonomi.Juliarti meminta realisasi target produksi bisa dicapai semua kecamatan. "Pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya mewujudkan keberhasilan pembangunan pertanian, para petani, unit kerja terkait, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat yang telah mempercayai Kabupaten Sambas sebagai sasaran program dan kegiatan," tutur nya. pemerintah akan terus berupaya, agar terjadi pembaharuan teknologi dalam meningkatkan produksi pertanian. salah satunya dengan Gerakan Tanam Padi Teknologi Hazton.

Mantri Tani Kecamatan Tebas, Suliati juga berharap dengan adanya metode yang baru pertama kali diterapkan di Kecamatan tebas ini, berhasil sesuai dengan target rencana. "Target produksi perhektare kita harapkan bisa mencapai 7 sampai dengan 8 ton. Syukur bisa lebih dari target," kata Suliati yang juga penyuluh pertanian Desa Tebas Sungai ini

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Sambas, H Mulyadi H Jantan, berharap agar para petani kompak. "Kompak (merupakan) kunci keberhasilan, mulai proses semak bibit, perlakuan tanaman, hingga pada hingga siap panen," pintanya.Selain itu, dia juga mengingatkan agar instansi terkait melakukan pembinaan dan pemantauan yang maksimal. "Petani butuh pembinaan, agar produksi bisa meningkat. Hal inilah yang perlu diperkuat," kata legislator daerah pemilihan Tebas tersebut.

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS