Penyaluran Pupuk Tidak Sesuai SOP

Selasa, 20 Oktober 2015

Bengkayang (Sorotpost)-Penyaluran Pupuk Pemerintah Kabupaten Bengkayang dinilai tidak melakukan langkah untuk memperbaiki alur distribusi pupuk bersubsidi yang setiap tahunnya diduga bermasalah.
Bantuan pupuk yang menggunakan dana APBN untuk Kelompok Tani Hidup Baru Desa Sungai Pangkalan II Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang perlu dipertanyakan dalam penyalurannya ke anggota kelompok tani.


Berdasarkan  hasil investigasi media ini terlihat tumpukan pupuk di pondok kebun milik Ketua Kelompok Tani Hidup Baru Desa Sungai Pangkalan II Kecamatan Sungai Raya tersebut, diduga ada indikasi untuk diselewengkan. Menurut Ketua Lembaga Penyelidikan Pemantau Dan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (LP3K-RI),Juanda.B melalui Anggota nya Bustami menyebutkan ,kuat dugaan pengawasan pupuk tidak melakukan pengawasan dengan serius, dan diduga kuat rentan adanya nyelewengan pupuk bersubsidi.
“Kalau masih diselewengkan, artinya pengawasan tidak bekerja dengan serius,
akibatnya setiap tahun petani selalu sulit mendapatkan pupuk bersubsidi di tingkat pengecer, padahal pemerintah telah mengalokasikannya sesuai kebutuhan jumlah kelompok tani", ungkapnya.

Menurut Bustami,  berdasarkan peraturan kebijakan tata niaga pupuk bersubsidi diatur dalam Permendag RI Nomor 07/M-DAG/PER/2/2009 tentang Perubahan Atas Permendag RI Nomor 21/M-DAG/PER/6/2008 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian Pasal 3 Angka (7), distributor dan pengecer bertanggung jawab atas penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan prinsip 6 (Enam) Tepat: tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, dan tepat mutu dari lini III (produsen/distributor) sampai dengan lini IV (pengecer), papar Bustami.

Seperti keterangan pada Bong Cun En Ketua Kelompok Tani Hidup Baru, pada www.sorotpost.com mengatakan, pupuk yang di terima kelompok tani dari Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkayang pada tanggal (12/10/2015) melalu UPT Perkebunan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan 3,6 ton, Jelasnya. (Yul)

Share this Article on :
 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS