Wagub Tabur Bunga Saat Memperingati Hari Berkabung Daerah

Jumat, 03 Juli 2015

MANDOR (sorotpost.com)– sekitar tahun 1942 sampai tahun 1944 pada masa pendudukan Jepang di Kalimantan Barat pernah terjadi suatu peristiwa berdarah, yaitu dibunuhnya para tokoh dan pemuka masyarakat, tokoh Pemuda kaum cendikiawan, serta para pejuang tak berdosa yang dilakukan oleh tentara jepang secara keji dan kejam, mereka dibunuh oleh Tentara Jepang dengan dalih bahwa mereka berusaha hendak mendirikan Negara Borneo Barat yang bebas dari Penjajahan, peristiwa tersebut terjadi tepat pada tanggal 28 Rokugatsu 2604 atau tanggal 28 Juni 1944.
Berdasarkan data dari Surat Kabar Jepang yang terbit di Kalimantan Barat tanggal 1 singatsu 2604 atau tanggal 1 Juli 1944 menyebutkan atas terjadinya peristiwa tersebut terdapat sebanyak 21.037 jiwa yang telah terbunuh dan dimakamkan secara masal di 10 buah makam di Mandor.
Klik untuk ukuran asliUntuk mengenang peristiwa terbut Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah membangun monumen yang disebut dengan Monumen Makam Juang Mandor, ini bertujuan untuk mengenang Jasa para pahlawan yang telah gugur dalam peristiwa tersebut yang diresmikan pada tanggal 28 Juni 1977 dimana pada tanggal tersebut merupakan tanggal terjadinya peristiwa pembunuhan masal yang dilakukan tentara jepang, dan menetapkannya sebagai Hari Berkabung Daerah.
Acara ziarah diawali dengan peletakan karangan bunga di depan monumen Makam Juang Mandor oleh inspektur upacara yang pada tahun 2015 ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. Christiandy Sanjaya, SE. MM diikuti oleh anggota Forkorpimda Kalbar yang dilanjutkan dengan upacara tabur bunga di 10 cungkup (makam) yang tersebar di lokasi makam juang mandor tersebut.
Dibangunnya Monumen Makam Juang Mandor, bukan merupakan lambang kebencian Rakyat Kalimantan Barat terhadap bangsa Jepang, namun ini merupakan bukti sejarah bahwa di Kalimantan Barat pernah terjadi peristiwa tragis dan diharapkan untuk tidak terulang kembali dimasa mendatang, dan menumen tersebut sekaligus sebagai peninggalan sejarah bagi generasi yang akan datang bahwa di Kalimantan Barat pernah terjadi suatu peristiwa perjuangan rakyat Indonesia dalam membebaskan tanah air dari penjajahan jepang antgara tahun 1942 hingga tahun 1944. (Ruslanhumasprov).
Keterangan Foto :
KARANGAN BUNGA : Wakil Gubernur yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Berkabung Daerah tahun 2015, meletakan Karangan Bungan di Depan Monumen Makam Juang Mandor pada Minggu, (28/6) foto: Ruslan Humas Prov 

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS