PTPN XIII Kebun Ngabang di Demo Masyarakat Petani Sawit

Kamis, 09 Juli 2015

Landak (Sorot Post)- Petani kebun kelapa sawit PTPN XIII yang tergabung dalam KKPA di tiga wilayah yakni wilayah kebun XXIII.B(serondok), XXIII A. (adong I), wilayah XXIII (adong II) melakukan demo di kantor Kebun PTPN XIII tadi pagi pada hari ini, kamis tanggal 9 /7/2015.
Masyarakat  petani KKPA anggota KSU-karya bersama yang berjumlah kurang lebih 90 orang dengan menggunakan kendaraan truk dan sepeda motor dengan pengawalan oleh satuan polisi Polres Landak menuju kantor kebun maupun aula kantor kebun PTPN XIII ngabang. pertemuan antara masyarakat petani dengan pihak manajemen Perusahaan yang di hadiri oleh Manejer Kebun PTPN bapak  Thomas Muliadi, bapak jhoko, bapak Purba yang di dampingi oleh Kapolsek kota Ngabang.
berdasarkan pantauan www.Sorotpost.com, kamis 9/7 tadi pagi, pertemuan masyarakat petani sawit dengan pihak Manajemen Perusahaan sedikit menegangkan, pasalnya. ada 6 tuntutan masyarakat yang harus di penuhi oleh pihak perusahaan dan ada dua tuntutan yang masih  belum masyarakat terima sehingga masyarakat petani harus menunggu jawaban dari pihak manajemen Perusahaan dengan memberi batasan waktu paling lambat jam 15:00 wib dan ada jawaban.


menurut Santo masyarakat petani perkebunan kelapa sawit PTPN XIII Adong kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak Kalimantan Barat tutuntan masyarakat petani ada 6 poin tuntutan dan pihak perusahaan harus bertanggungjawab. poin yang pertama adalah tandan buah segar (TBS) yang sudah kami jual dipablik PTPN (PMS), ngabang harua dibayar secara keseluruhan dengan serentak sesuai dengan harga umur tahun tanam 10-20 tahun. kedua Quata harus dinaikkan minimal 4 ton per kapling.ketiga sertifikat petani yang sudah lunas hutang kebunnya harus dikembalikan kepada petani sebagai pemilik hak baik dibank mandiri maupun di BRI agro. keempat sesuai dengan perjanjian PTPN dengan petani saat pembukaan lahan jalan poros menuju mekatang menjadi tanggungjawab PTPN (teknik) dan prioritaskan putra setempat untuk bekerja dikebun inti, ujar Santo.
Santo juga menyebutkan untuk aktifitas kebun inti V.A mulai saat ini dihenti. " ada Empat poin yang penting yang harus perusahaan PTPN XIII penuhi kepada masyarakat Petani Didaerah makatang, dan pada hari ini aktifitas kebun inti V dihentikan untuk sementara dan melanjutkan akfititas kembali apabila pihak PTPN XIII kebun ngabang merealisasikan tuntutan kami dan sebagai wujud hentian aktifitas kebun Inti, adat sudah didirikan oleh pihak petani kebun PTPN XIII dan inilah tuntutan kami poin ke lima dan ke enam," ujarnya.
Santo juga menambahkan, kerugian petani saat ini yang harus dibayarkan oleh pihak PTPN kebun Ngabang adalah berkisar sebesar 70 juta yang harus dibayar kepada petani,harap santo.
dalam beberapa tuntutan masyarakat pihak Manajemen perusahaan PTPN XIII kebun Ngabang sepertinya tidak banyak memberi jawaban kepada pihak petani. " kami harus menunggu jawaban dari pihak GM," kata Purba selaku pihak manajemen perusahaan. (Red)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS