Harga Daging Sapi Di Ketapang Meroket Naik

Kamis, 16 Juli 2015

Ketapang (SOROT POST) – menjelang idul Fitri 1436 Hijriah, harga barang di pasarpun naik secara drastis, seperti di ketapang harga penjualan daging sapi dan daging ayam yang melambung naik secara signifikan. harga daging sapi naik dari Rp. 110.000 menjadi Rp. 130.000 per Kilogram nya. harga daging ayam  yang semula harganya Rp. 30.000 kini menjadi Rp. 37.000 per kilogram. 
Masyarakat mengeluhkankenaikan  harga  daging sapi dan ayam yang sangat signifikan menyambut Idul Fitri 1436 Hijriah, 17 – 29 Juli 2015.
Putri (30), seorang ibu rumah tangga yang bersal dari Kelurahan Tengah, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Rabu (15/7), mengeluhkan harga satuan daging sapi dan ayam meroket menyambut Idul Fitri tahun ini.
“Masyarakat merasa sangat terbebani, karena mesti mengeluarkan anggaran ekstra, hanya untuk membeli daging kebutuhan keluarga menyambut Idul Fitri,” keluh Putri.
Putri mengharapkan, ada solusi terbaik yang berlandaskan rasa keadilan bagi masyarakat. Kenaikan harga  daging sapi dan daging ayam, terjadi tiap tahun ketika mau menyambut Idul Fitri.
Putri berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapan melalui dinas terkait segera mengantisipasi kenaikan harga. Setidaknya dengan melakukan inspeksi mendadak rutin ke pasar, agar harga barang kebutuhan pokok termasuk daging sapi dan ayam dapat dikontrol.
“Kalaupun harus naik, kita berharap tidak drastis. Makanya Pemerintah Kabupaten Ketapang jangan cuma diam. Harus turun kelapangan, biar dapat mengontrol harga barang,” Kata Putri.
Rudiansyah (45), pedagang daging di Pasar Rangga Sentap, Ketapang, membenarkan kalau saat ini terjadi kenaikan harga daging.
Menurut Rudiansyah, harga daging sapi yang awalnya Rp110 ribu per kilogram, kini sudah mencapai Rp130 ribu per kilogram.
“Harganya memang naik, bahkan kemungkinan naik lagi,” ungkap Rudiansyah.
Menurut Rudiansyah, tingginya harga daging sapi karena peternak menjual per ekor dengan harga satuan yang sudah tinggi. Ini selalu terjadi setiap kali Lebaran.
“Saat ini memang permintaan daging sapi meningkat, apalagi beberapa hari menjelang lebaran,” kata Rudiansyah.
WAKIL Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Jamhuri Amir, meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang supaya bertindak cepat mengantisipasi harga daging sapi dan daging ayam yang terus naik.
Menurut Jamhuri, otoritas berwenang di Kabupaten Ketapang mesti segera turun ke lapangan. Kalau dibiarkan berlarut-larut bisa menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.
Menurut Jamhuri, walaupun ada keharusan untuk menaikkan harga barang-barang menjelang Hari Raya Idul Fitri, mesti didasarkan standar harga tertinggi yang ditetapkan pemerintah.
“Pemerintah tidak boleh diam saja. Harus segera turun, sebab kemungkinan pada H-2 maupun H-1 kenaikan bisa saja terjadi,” tegas Jamhuri

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS