BPK-RI : APBD Kab.Ketapang Mendapat Opini WTP

Rabu, 08 Juli 2015

KETAPANG (Sorot Post)- Dalam Sidang paripurna DPRD Ketapang dalam penyampaian pidato Bupati Ketapang atas pengantar nota Keuangan dan penyampaian Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Ketapang tahun anggaran 2014, yang telah mendapat penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI berlangsung diaula gedung DPRD Ketapang Senin,(06/07/2015) yang lalu.
Menurut Bupati Ketapang melalui Humas Sekretariat Daerah Ketapang dalam Senin (06/07/2015) kemarin bahwa,rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ketapang Budi Matheus S.Pd, didampingi Wakil-wakil Ketua DPRD Ketapang Jamhuri Amir SH dan Qadarini,SE, dihadiri Forkopimda, SKPD serta Kepala Bagian dilingkungan pemerintah Kabupaten Ketapang.


Dalam pidato  Bupati Ketapang Drs.Henrikus, M.Si melalui Plt.Sekda mengatakan penyampaian rancangan Perda Pertanggungjawaban pelaksanaan ABPD tahun 2014, adalah merupakan salah satu kewajiban konstitusional yang harus dipenuhi oleh pihak eksekutif untuk disampaikan kepada DPRD tentang pelaksanaan APBD Kabupaten Ketapang tahun 2014.

"Rancangan Perda pertangungjawaban pelaksanaan APBD merupakan tanggung jawab moril eksekutif selaku pemegang mandat pelaksana anggaran daerah,"kata Mansyur.

Ia memaparkan sebagai mana diatur dalam pasal 101 Peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 58 tahun 2005, tentang pengelolaan keuangan daerah dalam ditegaskan bahwa Kepala Daerah menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang diperiksa oleh Badan pemeriksa keuangan (BPK) paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Sebelumnya Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat telah melakukan pemeriksaan yang hasilnya disampaikan pada 3 Juli 2015 Laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Ketapang tahun anggaran 2014 mendapat pernyataan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

"Hal ini berarti bahwa Sacara umum laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Ketapang Tahun anggaran 2014 telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai standar akuntansi Pemerintahan yaong telah ditetapkan " jelas Mansyur. 
Gambaran umum realisasi pendapatan realisasi belanja realisasi pembiayaan serta pencapaian kinerja keuangan daerah dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang dilaksanan selama tahun 2014.
Adapun realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2014, sebesar Rp.1.546.921.315.879.89 ( Satu triliun lima ratus empat puluh enam milyar sembilan ratus dua puluh satu juta tiga ratus lima belas ribu delapan ratus tujuh puluh sembilan rupiah delapan puluh sembilan sen ) realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2014 tersebut bersumber dari Pendapatan Asli daerah Dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah.

Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) tahun anggaran 2014 sebesar Rp.110.300.249.782.83 ( Seratus sepuluh milyar tiga ratus juta dua ratus empat puluh sembilan ribu tujuh ratus delapan i pendapatan puluh dua rupiah delapan puluh tiga sen ) atau sebsar 112.67 persen dari target yang ditetapkan, PAD yang bersumber dari pajak daerah retribusi daerah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisah dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.

Realisasi dana perimbangan Kabupaten Ketapang tahun anggaran 2014, sebesar Rp. 1.313.087.235.521.00 (Satu triliun tiga ratus tiga belas milyar delapan puluh tujuh juta dua ratus tiga puluh lima ribu lima ratus dua puluh satu rupiah ). atau sebsar 99,44 persen dari target yang ditetapkan yang berusmber dari dana bagi hasil pajak dana bagi hasil bukan pajak dan alokasi umum dan dana alokasi khusus.

Realisasi lain-lain pendapatan yang sah kabupaten ketapang tahun anggran 2014, sebesar Rp. 123.533.830.576.06 ( Seratus dua puluh tiga milyar lima ratus tiga puluh tiga juta delapan ratus tiga puluh ribu lima ratus tujuh puluh enam rupiah enam sen) 

Sementara realisasi belanja daerah tahun anggaran 2014, sebesar Rp. 1.577.793.986.138.48 ( Seratus triliun lima ratus tujuh puluh tujuh milyar tujuh ratus sembilan puluh tiga sembilan ratus delapan puluh enam ribu seratus tiga puluh delapan rupiah delapan sen ).Yang terdiri dari belanja tidak langsung Rp. 583.178.943.848 ( Lima ratus delapan puluh tiga milyar seratus tujuh puluh delapan juta sembilan ratus empat puluh tiga ribu delapan ratus empat puluh delapan rupiah tujuh puluh tiga sen).

Belanja langsung dengan pelaksanaan program dan lkegiatan yaitu belanja pegawai belanja barang dan jasa serta belanja modal sebesar Rp. 994.615.042.289.71( Sembilan ratus sembilan puluh empat milyar enam ratus lima belas juta empat puluh dua ribu dua ratus delapan puluh sembila rupiah tujuh puluh satu sen).


Bidang pembiayaan daerah per 31 desember 2014. sebsar Rp 184.127.419.067.52 ( seratus delapan puluh empat milyar seratus dua puluh juta empat ratus sembilan belas ribu enam puluh tujuh rupiah lima puluh dua sen ). realisasi pengeluaran pembiayaan sebsar Rp. 6.000.000.000.00 ( Enam Milyar Rupiah ). dan sisa lebih perhitngan APBD Ketapang tahun anggaran 2014. sebesar Rp. 147.254.748.808.94 ( seratus empat puluh tujuh milyar dua ratus lima puluh empat juta tujuh ratus empat puluh delapan ribu delapan ratus delapan rupiah sembilan puluh empat sen ). Sumber (Humas)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS