Kebun Dan Pondok Warga Desa Amboyo Inti di Eksekusi oleh PTPN KEBUN NGABANG XIII

Selasa, 30 Juni 2015


Landak (Sorot Post)- Nasi sudah menjadi bubur, itulah ungkapan dari pemilik kebun sayur ( Isak ) yang di eksekusi oleh pihak karyawan kebun Perusahaan milik Negara (PTPN XIII) ngabang kabupaten Landak Kalimantan Barat pada Jum'at ( 25/6) pekan yang lalu.


menurut Isak saat dijumpai oleh sorotpost.com dikantor Bupati Landak usai rapat, koornologis kejadian eksekusi kebun dan pondoknya, dirinya (isak) pagi hari  tanggal 25 juni 2015 pergi ke kantor kebun PTPN XIII menghadap manejer pak Thomas, untuk meminta tempo waktu pengeksekusian kebunnya ditunda pasalnya saat sekarang bulan puasa. "saya minta jangan dulu ada pengeksekusi kebun dan pondok saya, saya mohon beri waktu tempo setelah habis masa berpuasa atau habis lebaran nanti baru pihak PTPN baru bisa eksekusi kebun saya," ujar Isak kepada pak Thomas selaku Manejer  kebun Perusahaan PTPN Ngabang.
saya kaget, tambah Isak pada sorotpost.com (30/6), selepas saya pulang dari kantor PTPN Kebun Ngabang menghadap Pak Thomas, siang harinya saya menerima laporan bahwa kebun dan pondok saya sudah dieksekusi oleh pihak PTPN XIII kebun Ngabang, saya sangat kecewa seolah-olah saya tidak ada nilainya padahal itikat baik saya sudah ada. " saya belum menuntut apa-apa, kalau ditafsir kerugian saya kurang lebih belasan juta, saya belum menuntut soalnya ini masih bulan puasa, tanah yang saya garap jelas ada surat jual belinya," Ujar Isak dengan kesal.
ditempat yang sama kades Amboyo Inti Kecamatan Ngabang, Aristo Jojon mengungkapkan penyesalan yang sama terhadap pihak kebun PTPN XIII Ngabang yang melakukan eksekusi terhadap lahan kebun warganya tampa ada pemberitahuan. "saya masih menunggu,"ujar Jojon pada Sorotpost.com (Red)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS