Pendidikan Perupakan Tanggung Tawab Semua

Selasa, 19 Mei 2015



(Landak)- Pada dasarnya, pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak meski secara khusus pemerintah mendapatkan mandat untuk menyelenggarakan pendidikan. Karena itu, peran institusi baik itu, pihak swasta, maupun organisasi sosial sangat dibutuhkan untuk memajukan pendidikan.
Demikian diungkapkan, Cendra Sunardi seorang Anggota DPRD dari Partai HANURA Kabupaten Landak saat dijumpai Diruangan Fraksi (19/5) kemarin. Menurutnya, peran serta lembaga-lembaga terkait, tentunya dapat membantu meringankan beban pemerintah guna memajukan pendidikan.
“Untuk memajukan pendidikan, semua pihak harus ikut berperan, baik itu Pemerintah, sekolah, tenaga guru, tokoh adat, orang tua siswa dan seluruh masyarakat,” tuturnya.
Dikatakan, sekeras apapun upaya yang dilakukan tanpa mendapatkan dukungan, maka kualitas pendidikan akan semakin menurun. Oleh sebab itu dirinya meminta kepada para orang tua siswa, terlebih khusus dan para tokoh adat dan agama, agar lebih mengerahkan kemampuan maksimalnya untuk menyelamatkan pendidikan di daerah tersebut.
Diakui keterlibatan tokoh adat dan tokoh agama dalam memajukan pendidikan  sangat penting, karena tidak sedikit kendala masalah yang di alami oleh sang anak untuk pergi kesekolah akibat tersangkut masalah adat istiadat.
“Orang tua takut ijinkan anaknya jauh dari mereka. Ini disebabkan karena adat. Untuk itu pemuka adat dan pemuka agama perlu berperan penting dalam hal memajukan pendidikan dikabupaten Landak,” tuturnya.
Selain itu, kata dia, orang tua siswa juga agar tidak selalu menginterpensi keputusan-keputusan yang diambil oleh pihak sekolah, tetapi bagaimana mereka dapat membantu pihak sekolah untuk memberi pelajaran tambahan bagi anak-anaknya mereka.
“Berikan kebebasan setiap sekolah untuk menentukan anak-anak ini naik kelas atau tidak, karena kalau terus menerus dipaksakan untuk naik. Sementara kemampuannya tidak sesuai, maka akan menjadi masalah sendiri bagi anak ini kedepannya,” ungkapnya
Pada kesempatan itu,  Kamun selaku Kepala SDN 01 Meranti, Ia menyampaikan tidak akan naikan siswa, jika yang bersangkutan belum mampu untuk dinaikan ke kelas berikutnya. Tindakan ini dilakukan untuk menyelamatkan anak-anak agar dapat baca tulis dan hitung hingga di kelas yang selanjutnya.
Ditambahkannya, menilai upaya Pemerintah di Kabupateb Landak dalam meningkatkan pendidikan sudah nampak. Hal ini terlihat dari mulai diangkatnya guru kontrak hingga pada pergantian kepala-kepala sekolah.
“menjadi sebuah gerakan untuk membangkitkan pendidikan dan semua stakeholder dapat bersinergi dalam membangun pendidikan untuk Kabupaten Landak. Jadi tidak cukup Pemerintah saja untuk membangun pendidikan di Kabupaten Landak, namun perlu dukungan dari yang lainnya seperti dunia usaha maupun yang lainnya,” lanjut Kamun selasa, (19/5).(Yohanes)

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS