iklan HUT RI 73 tahun 2018

iklan HUT RI 73 tahun 2018

KOLOM OPINI

MELAWI NEWS

LANDAK NEWS

BERITA NASIONAL

SEKADAU NEWS

BENGKAYANG NEWS

Pelajar SMPN Silawan Pejuang Penyelamat Tali Tiang Bendera Merah Putih Yang Putus

Minggu, 19 Agustus 2018

Poto: ajar SMP Jadi Pahlawan Penyelamat Tali Tiang Bendera Putus Saat Upacara HUT RI ke-73 Di Mota’ain


Belu (Sorot Post) - Yohanes Gama Marchal Lau pelajar SMPN Silawan Kelas 7 jadi pahlawan penyelamat tali tiang bendera putus saat upacara peringatan HUT RI ke-73 di pantai Mota’ain, Desa Silawan, Kabupaten Belu, Jumat (17/8/2018).

Insiden unik putusnya tali tiang bendera bermula sekitar pukul 09.40 Wita saat petugas pengibar bendera hendak mengibarkan bendera Merah Putih di pantai Mota’ain yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

Selesai mengikat tali bendera ke tali tiang dan saat akan ditarik bentang bendera sontak tali pada bagian sebelah putus. Namun insiden itu tidak menyurutkan petugas dan peserta tetap lanjutkan upacara sembari menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga selesai.

Selesai itu seorang anak Yohanes Andigala dengan sigap mengenakan seragam Putih Biru memanjat tiang bendera hingga ujung dan meraih tali yang putus kembali ke bawah.

Dibawah tiang bendera petugas pengibar dibantu aparat TNI-Polri langsung membantu menerima tali lalu mengikatnya dan mengibarkan kembali benderanya sambil memberikan penghormatan.

Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan selaku Inspektur Upacara peringatan HUT RI ke-73 dalam arahannya menuturkan, peristiwa tadi janganlah ditafsir dari segala macam.

Tetapi bahwa negara ini dalam kebesaran dan kebanggannya sebagai bangsa didunia dalam segala persiapan yang dilakukan bisa saja ada hal-hal kecil yang terjadi seperti tadi.

“Dan bangsa ini tetap jaya dan tidak akan terganggu dengan apapun tindakan dan perbuatan orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang ingin menggangu keutuhan NKRI, Pancasila, UUD 45 karena terhimpun dalam Bhineka Tunggal Ika,” ujar dia.

Dikatakan bahwa, tidak mudah dan tidak gampang kita memperoleh kemerdekaan itu bila kita mengikuti sejarah dimana pejuang banyak tumpah darah kita meraih kemerdekaan seperti peristiwa-peristiwa tadi.

“Dan seorang anak kecil dengan begitu sikap hebatnya memanjat tiang ini dan kemudian dapat mengatasi masalah sehingga kita yang tadi bingung tersenyum kembali,” ucap Ose.

Menurut dia, kejadian tadi mengingatkan kita pada masa lalu dimana perjuangan para pejuang kita meraih kemedekaan seperti itu.

Kejadian tadi insiden yang tidak direncanakan, tapi mari kita jadikan suatu kekurangan untuk kedepan bahwa meraih kemerdekaan seperti kejadian tadi dan NKRI tetap kuat.



“Ini pahlawan kecil penyelamat kita pagi ini. Seorang anak pelajar yang menjadi penyelamat dalam upacara kemerdekaan,” kata dia.

“Terimakasih pahlawan kecil, kejadian ini menggugah saya tapi kau adalah pahlawan dan ini pembelajaran untuk kita semua,” sambung mantan Sekda itu.

Ditegaskan, bangsa ini tidak akan terganggu radikalisme dengan apapun cara mereka kita mampu mengatasinya. Kita merdeka, sekali tetap merdeka. Satu jengkal pun kita tidak akan mundur kita maju terus.

“Kita adalah bangsa yang jaya, kuat dan besar dan tidak pernah takut, dan NKRI harga mati,” pungkas Ose.

Upacara peringatan HUT RI ke-73 berlangsung aman, lancar dan dimeriahkan dengan nyanyian lagu lagu kemerdekaan paduan suara pelajar se-Kecamatan Tastim. (Tim) 

KPUD Diminta Tegas Untuk Caleg Yang Melanggar

Selasa, 14 Agustus 2018

poto: spanduk/baliho didepan lapangan sepak bola plasma 2


Landak (sorotpost)-Spanduk-spanduk/baliho bakal caleg yang saat ini sudah bertebaran di daerah harus ditertibkan.
Seperti terpantau saat ini selasa (14/8/18) didaerah lapangan sepak bola plasma 2 Kecamatan Ngabang Desa Amboyo Selatan Kabupaten Landak  spanduk- spanduk atau baliho diduga spanduk para  Caleg sudah terpampang di depan lapangan sepak bola di plasma 2 Ngabang 
Menurut Petrus Kanisius kemarin saat rapat Ketua Bawaslu Kabupaten Landak saat mengelar persiapan pengawasan Pileg, dan Pilres 2019 di hotel Hanura Ngaban mengatakan para bakal calon legislatif (caleg) belum boleh melakukan kampanye untuk Pemilu 2019. Spanduk-spanduk bakal caleg yang saat ini sudah bertebaran di daerah harus ditertibkan."Sosialisasi bakal caleg tidak diperbolehkan, sebab memang belum saatnya untuk melakukan kampanye," Ujar Petrus Kanisius.
Dia melanjutkan, sosialisasi yang dilarang yakni memasang foto bakal caleg dalam bentuk baliho, spanduk, atau gambar lain. Gambar-gambar yang dimaksud untuk dilarang adalah gambar bakal caleg, dengan nomor urut beserta lambang parpol pendukungnya dan disertai informasi daerah pemilihan (dapil).
Pelarangan ini, merujuk kepada aturan terkait masa kampanye Pemilu 2019 yang baru dimulai pada 23 Desember 2018. Dalam aturan tersebut, masa kampanye baru bisa dimulai tiga hari setelah pengumuman daftar calon tetap (DCT) anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota dan DPD.
" Ada tiga sanksi pelanggaran, sanksi administrasi, sanksi Pidana dan sanksi Kode etik. Kampanye itu setelah penetapan DCT. Dengan begitu, semua spanduk yang saat ini ada, baik spanduk bakal caleg, spanduk cawapres juga harus dicopot, " tegas Petrus Kanisius.
Apabila ada pelanggaran, dan pihak Bawaslu sudah menyurati pihak KPU dan diharapkan KPUD bisa  mengambil langkah-langkah tegas pada Caleg dan Parpol.(Nes)

3 Sanksi Pelanggaran Yang harus Ditaati Oleh caleg

Senin, 13 Agustus 2018

Poto:Wawancara Ketua Bawaslu petrus Kanisius yang didampingi Ketua panitia Kasianus,SH

Landak (Sorot post) -  Badan Pengawas Pemilihan Umum Panwaslu Kabupaten Landak menggelar persiapan pengawasan Pileg dan Pilpres tahun 2019  diaula hotel Hanura jalan KM 2 Ngabang Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak pada senin,  (13/8/2018).
Sosialisasi Pengawasan Pemilu pemilihan umum DPR, DPD, DPRD serta Presiden dan wakil Presiden tahun 2018  di aula hotel Hanura jalan kilometer 2 Ngabang Kabupaten Landak Kalbar dimulai pukul 08:00 dihadiri para undangan yang berjumlah  45 orang yang terdiri dari perwakilan Partai Politik, unsur masyarakat adat,  organisasi,  masyarakat organisasi pemuda,  dan pramuka kwarcap Landak serta staf ahli dilingkungan sekretsris Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Landak. 

Menurut Kasianus, SH ketua panitia kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu, latar belakang kegiatan sosialisasi ini adalah agar pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan dan asas pemilu, diperlukan pengawalan setiap tahapan pemilu, terang Kasianus saat menyampaikan laporan Pantia sosialisasi.
Dalam konteks pengawasan pemilu, tambah Kasianus,  adalah dilambangkan dengan adanya lembaga Badan maupun panitia pengawas pemilu ditingkat atas hingga ditingkat bawah yang menjadi satu pengawasan.
" Adanya partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan pemilu ini adalah suatu bentuk dari penggunaan hak warga Negara untuk mengawal hak pilihnya dan pemantauan ini juga merupakan kontrol dari publik untuk menjaga suara dan kedaulatan rakyat didalam penyelenggaraan negara maka dengan ini Panwaslu Kabupaten Landak mengadakan kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu," ujar Kasianus. 
Saat pembukaan rapat kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu tahun 2019,  ketua Bawaslu Kabupaten Landak, Drs. Petrus Kanisius Ng, menyampaikan maksud dan tujuan diselenggarakannya sosialisasi pengawasan pemilu ini adalah memberi pemahaman tentang peran penting masyarakat dalam Negara demokrasi untuk mengawal dan turut memastikan pemilihan umum berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 
Petrus Kanisius, menyebutkan metode untuk mengantisipasi terjadi pelanggaran-pelanggaran Caleg sebelum terjadi maka diberi pemahaman satu metode WS.
 "Dasar kami untuk bergerak dan menyampaikan sesuai pelaturan yang ada kepada masyarakat adalah dari panitia pengawas pemilu tingkat kabupaten ada tiga jenis pelanggaran yakni pelanggaran administrasi,  pelanggaran pidana,  contoh terjadinya politik uang,  Intimidasi, dan pelanggaran kode etik, apabila caleg melakukankan pelanggaran maka pihak Bawaslu akan melaporkan ke KPU untuk diproses sesuai aturan apakah masuk keranah administrasi atau pidana," papar Petrus Kanisius.
Ketua Bawaslu Petrus Kanisius, akan melakukan koordinasi ke KPU apabila terjadi pelanggaran oleh caleg,  seperti yang saat ini sudah banyak terpampang baliho atau spanduk-spanduk yang beredar dimasyarakat. 
"Sesuai dengan undang-undang, contoh silakan tulis nama parpol,  tetapi tidak boleh menulis nomor urutanya,  atau nomor urutannya dikasi tanda pencoblosan dan nantinya akan disampaikan ke KPU  dan kita akan merekomendasikan dan KPU akan menindaklanjuti pada caleg atau parpol tersebut,"katanya. 
Harapan Petrus Kanisius,  semua parpol yang terdiri dari 15 parpol untuk mengikuti aturan yang sudah diamanatkan dan kita harus menciptakan keharmonisan, suasana yang kondusip dan kondusip, dan dewasalah dalam berpolitik, "harapnya. (Nes)

4 Raperda Peraturan Daerah Disetujui DPRD Kabupaten Landak

Jumat, 10 Agustus 2018

poto:Rapat Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Landak


Landak (Sorotpost) -Rapat Paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Landak  terhadap 4 (empat)  raperda inisiatif  eksekutif  tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.  kedua Ijin Usaha Kontruksi. Ketiga Pengendalian Dan Pengawasan Minuman Beralkohol dan keempat,  Pembentukan Lembaga Penyiaran  Publik Lokal  Radio Landak. 
Menurut Oktapianus,SH.MH Wakil DPRD Kabupaten Landak Rapat yang dihadari Semua fraksi-fraksi, Sekretaris DPRD,   Bupati Landak yang diwakili Pj. Sekda Landak,  Pejabat sekretaris daerah Kabupaten Landak dan staf ahli,  kepala Inspektorat,  kepala Badan,  dan kepala Dinas menerima 4 (Empat) Raperda yang digelar di aula gedung DPRD Kabupaten Landak pada kamis (9/8/18) siang.
Menurut Oktapianus, rapat paripurna ke 15 masa sidang ke 3, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kabupaten Landak tahun 2018, disetujui oleh semua fraksi dan tidak ada intruksi.
" Penyampaian Pemandangan umum fraksi PDIP,  dengan juru bicara Suriani menerima dan menyetujui,  selanjutnya fraksi Nasdem melalui jurubicara Yohanes Desianto,  menerima dan menyetujui,  dan fraksi Gerindra, Golkar, Demokrat,  Fraksi Gabungan anugrah dan Fraksi Landak Barobah menerima empat Raperda pada rapat Paripurna yang digelar di aula gedung DPRD. 
Menurut Juru bicara fraksi PDIP Suriani dalam sidang paripurna menyampaikan peraturan daerah merupakan sarana yuridis penting untuk menwujudkan otonomi daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan selalu memperhatikan kepentingan dan aspirasi yang tumbuh dalam masyarakat, untuk keberhasilan program pelayanan yang profesional.
"Keempat rancangan peraturan daerah Kabupaten Landak yang telah disampaikan, merupakan Tugas dan kewajiban dalam melaksanakan otonomi daerah. Disetiap daerah memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan yang memberi pelayanan,  peningkatan,  peran serta,  prakarsa,  dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatankan kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Landak,"papar suriani.  (Nes)

DPD JAMAN Dukung Deklarasi Capres pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin



Pontianak (Sorotpost)- Dedy W Kurniawan Sekretaris Umum DPD JAMAN (Jaringan Kemandirian Nasional-KALIMANTAN BARAT)-  JAMAN  pada media ini Jum'at (10/8/18), menyebutkan kembali  mendukung penuh terhadap  deklarasi  pasangan  Joko Widodo -Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden 2019-2014. pasangan  Joko Widodo -Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin adalah pasangan yang saling mengisi, Nasionalis Religius.  JAMAN yakin pasangan tersebut mampu memimpin pembangunan Indonesia ke depan  lebih baik dengan melanjutkan nawacita jilid II.  

Pada Pemilu 2019, Pemilihan  Presiden dan Pemilihan Legislatif dilakukan secara bersamaan, tentu  konsentrasi partai politik  terpecah,   terlebih  adanya sistem  parliamentary threshold,  partai  harus   fokus agar bisa  lolos sistem PT  tersebut.  maka bagi JAMAN,  siap bekerja  all out untuk  pemenangan Ir. H. Joko Widodo - Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin  pada pilpres 2019.  
Dedy W Kurniawan, mengintruksikan kepada seluruh Pengurus dan Kader  JAMAN untuk siap memperjuangkan dan memenangkan Joko Widodo dan Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin dalam  Pemilu 2019  dengan kemenangan yang terhormat dan bermartabat. Jaman Menghimbau kepada seluruh relawan untuk melakukan kerja-kerja pemenangan dengan cara-cara yang tidak bertentangan dengan etika, norma perundang-undangan yang berlaku.

JAMAN siap mengawal pemilu 2019 ini bejalan tertib, aman, dan damai. Pemilihan Umum (Pemilu)  bukan sekedar eforia demokrasi,  Pemilu merupakan proses politik yang menentukan masa depan bangsa dan negara Indonesia. Jaman terus mengkampanyekan  pemilu damai,  Bahwa tepatnya hari ini jum'at tanggal 10 Agustus 2018  saat Joko Widodo –Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin mendaftarkan ke KPU,  relawan Jaman akan ikut mengantarkan  ke KPU  sambil   mengkampanyekan gerakan ibu jari , yaitu bijak menggunakan Ibu Jari dalam bersosial media.  Adalah  tugas kita bersama  agar  merajut kebangsaan dengan menjaga  pemilu ini dari  rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. 

Dedy W Kurniawan  berharap, Pasangan Ir. H. Joko Widodo - Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin  terus memegang teguh prinsip Kemandirian Nasional, dengan memperjuangkan kedaulatan pangan, kedaulatan energi dan kedaultan maritim.  Indonesia  masih membutuhkan sosok pemimpin yang riil bekerja untuk rakyat, dan mampu menyatukan bangsa ini dari ujung  Indonesia timur dan barat.    Sekali lagi Keluarga Besar JAMAN  mengucapkan selamat atas Pasangan Ir. H. Joko Widodo - Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin  untuk  maju menjadi calon Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024. (Nes) 

Pelebaran Jalan Kota Ngabang Dalam Tahap pembebasan Lahan

Kamis, 09 Agustus 2018

Poto:Jalan kota ngabang

Landak (Sorotpost) -  Pelebaran jalan dalam kota Ngabang Kabupaten Landak Kalimantan Barat sedang tahap progres  pembebasan tanah dan bangunan yang terhitung  dari jalan Tugu Pahlawan sampai dengan Simpang KPU kiloneter dua. 
Menurut  Kaslem Kepala bidang Pertanahan Kabupaten Landak tanggal 2 Agustus 2018 lalu,  pembebasan tanah dan bangunan berjumlah data tanah berdasarkan peta bidang yang dikeluarkan BPN Kabupaten Landak sebelum revisi peta bidang tanah adalah berjumlah 128 persil tanah,  dan setelah revisi  peta bidang tanah yang ke empat oleh BPN  Kabupaten Landak data persil tanah bertambah  menjadi 227 persil  tanah dari 13 persil aset pemerintah dan 214 persil aset masyarakat. Hal tersebut dikarenakan ada perubahan atau pemecahan sertifikat induk dari masing-masing pemilik tanah Jumlah data tanah dan bangunan yang dibebaskan sebanyak 70 persil dari 214 persil atau kurang lebih 32 persen. 

Menurut Kaslem lagi,  jumlah berkas yang sedang diproses dan dalam tahap pembayaran 60 persen berkas untuk tanah dan bangunan jadi jumlah total anggaran belanja modal tanah untuk pelebaran jalan kota ngabang tahun 2018 berjumlah 6.100.000.000 (enam milyar seratus juta rupiah), sampai dengan triwulan ketiga tahun anggaran yang diserap untuk pembayaran belanja modal tanah berjumlah Rp. 2.067.255.122 (dua milyar enam puluh tujuh juta dua ratus lima ribu seratus dua puluh  dua rupiah)  atau kurang lebih 33,9 persen, papar Kaslem. 
Perjuangan untuk pembebasan lahan sangat panjang ditempuh bertahun- tahun dan banyak hambatan yang harus dilalui. 
"peta bidang tanah dan data luasan yang dibuat BPN kabupaten Landak sebagian besar tidak sesuai dengan data dan pakta dilapangan seperti,  banyak tanah masyarakat yang seharusnya terkena pelebaran jalan akan tetapi menurut peta bidang dan data luasan tanah yang dibuat oleh BPN Landak tidak terkena. Pada peta bidang yang dibuat BPN Kabupaten Landak tergambar sertifikat induk akan tetapi kenyataan dilapangan sertifikat tersebut sudah dipecah-pecahkan dan ada peta sertifikat tanah yang tertuang atau tergambar pada peta bidang tapi kenyataan dilapangan posisi tanah tidak ada,"terang Kaslem. 
Pelebaran jalan kota ngabang dari Tugu Pahlawan sampai  kantor KPUD Kabupaten Landak yang akan dikerjakan, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda)  Alpius,  menyebutkan Pemerintah Daerah sedang melakukan pembebasan dan masih melakukan bidang tanah sesuai dengan realnya karna ada sertifikat induk pemilik tanah dan bangunan yang berdomisili diluar kota ngabang sehingga kesulitan dalam hal komunikasi. 
"Ibu Bupati dan dinas PU sudah konsultasi ditingkat pusat yang penting dokumen pembebasan lahan dilaporkan dan apabila sudah selesai maka dari pusat akan action dari sana dan kalau belum dilaporkan maka pihak pusat belum mau, "tutur Alpius, kamis (9/8/18) siang di aula kantor DPRD Kabupaten Landak.
Alpius menyebutkan langkah-langkah dan tindakan yang telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut diantaranya adalah meminta dinas  Pekerjaan Umum dan Perumahan kabupaten Landak untuk melakukan pengukuran ulang terhadap bangunan-bangunan yang telah terkena pelebaran jalan kota ngabang dan menyampaikan data kembali kepada kantor jasa  penilai publik untuk melakukan penilaian ulang terhadap perubahan data bangunan yang baru, tambah Alpius. 
Dari langkah yang akan diambil dan diminta oleh Bupati dan Sekda Kabupaten Landak,  ketika media ini mau konfirmasi dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kabupaten Landak belum ada jawaban sampai berita ini dinaikkan.  (Nes)

Wakil Bupati Landak Hadiri Rakornas Bansos Dijakarta

Rabu, 08 Agustus 2018


Jakarta (Sorotpost)- Wakil  Bupati Landak Herculanus Heriadi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional tentang percepatan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos), PKH, BPNT dan rastra Agustus tuntas. Acara rapat koordinasi sendiri dibuka dengan alunan angklung yang dimainkan sejumlah pejabat Kementerian yang hadir di Grand Sahid, Jakarta, Rabu, (8/8/2018).

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut Menteri Sosial Idrus Marham. Selain itu hadir juga perwakilan dari Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kengerian Badan Usaha dan Milik Negara (BUMN), perwakilan Himbara dan perwakilan dari Perum Bulog.
Hadir pula sejumlah Kepala Daerah Bupati, Wali Kota dari seluruh Indonesia. Mereka didampingi oleh Kepala Dinas Sosial dari masing-masing daerahnya di seluruh Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hartono Laras mengatakan, rapat koordinasi ini untuk percepatan panyaluran PKH, bantuan pangan agar dilaksanakan secara cepat dan tepat sasaran, sehingga diharapkan angka kemiskinan bisa kembali menurun pada tahun ini.
"Adapun tujuan rakor ini adalah untuk percepatan penyaluran PKH bantuan pangan bantuan secara tepat waktu tepat sasaran. Dengan rakor percepatan penyaluran Bansos PKG BPNT dan rastra Agustus tuntas," jelasnya.
Hartono menambahkan, pada tahun 2018 angka kemiskinan mengalami penurunan yang sangat luar biasa. Sebab, angka kemiskinan Indonesia pada tahun 2018 bisa berada di angka satu digit.
Menurut Hartono, turunnya angka kemiskinan itu tidak terlepas dari program-program sosial yang dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya adalah lewat bantuan sosial ini.
"Patut bersyukur angka kemiskinan mengalami penurunan. Data tahun 2018 dibandingkan 2017 menjadi juta 9,82%," ucapnya. (Ris)

Rumah Merah Putih Kediaman Markus Dodadu Pensiunan PNS

Poto: kiri :Yohanes (Pimpinan Umum Media Sorot Post),Kanan:Markus dodadu, dirumah dikediamannya.

Landak (Sorotpost)- Aku tidak mau dijajah, aku tidak mau putih mata lebih baik putih tulangku, karna darahku merah inilah slogan para pejuang Bangsa Indonesia yang dikumandangkan kembali oleh Markus Dodadu sosok seorang pensiunan guru SDN 13 Lintah kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak.
Markus Dodadu (65) hidup sebatang kara tidak punya keluarga sejak dia mencari kerja dikalimantan barat, Markus Dodadu tinggal dikampung dusun Lintah desa Lintah Kecamatan sengah Temila Kabupaten Landak, hidupnya sebatang kara dan mengabdi untuk bangsa Indonesia selama 31 tahun, kini Markus Dodadu yang tinggal sendirian menikmat dan menjalani hidupnya dengan menghiasi rumah,taman, meja dan kursinya warna cat merah putih.
Rumah Markus Dodadu selalu diwarnai dengan cat merah putih dan tak asing lagi julukan yang santren didengar didaerah sekitarnya adalah dengan sebutan Rumah Merah Putih karna rumah ini melambangkan dan menandakan bahwa jiwa Patriotnisme dan Nasionalime pada NKRI.
Poto:Markus Dodadu 

Ketika media ini konfirmasi dikediaman rumah merah putih, rabu (8/8/18) pagi, Markus Dodadu menyebutkan dalam suasana menyambut kemerdekaan Republik Indonesia ketahun 73 tahun bahwa jiwa Patriotnisme dan jiwa Nasionalisme harus ditanamkan dan terhias dalam hati sanubari masing-masing seperti halnya dicontohkan rumah, dan tanam tempat dia tinggal dihiasi dengan warna merah putih.
"Saya lahir di NTT, pulau Sabu Kabupaten Kupang, saya mengajar pada tahun 1978 sampai dengan  2017 di SD 13 Lintah dan berakhir di SD ini. Saya menunjukkan bahwa kecintaan saya untuk NKRI adalah harga mati oleh sebab itu disini ada Merah Putih," terang Markus Dodadu.
Markus Dodadu berharap kepada Bangsa Indonesia untuk menerapkan kembali pelajaran pendidikan pancasila  disekolah sekolah karna dengan menerapkan kembali Pelajaran Pendidikan Pancasila Indonesia kembali kepada jati dirinya kepada Pancasila karna pancasila dan UUD 1945 adalah dasar sumber dari segala sumber hukum sehingga  anak bangsa yang dididik kesekolah bertata kerama pada guru dan orang lain sebab contohnya sudah banyak, semenjak dihilangkan pelajaran pendidikan pancasila banyak anak-anak yang melanggar hukum tidak lagi menghormati guru contoh disekolah tata kerama anak murid tidak ada lagi terhadap guru dan bisa menjadi teroris, dan pesan saya tegakkan Pancasila dan UUD 1945 kembali,"harap Markus Dodadu. (Nes)

Direktur PDAM Mengimbau Kepada Masyarakat Untuk Hemat Air

Poto: Saluran Pipa Pecah dan putus akibat pergeseran tanah

Landak (Sorotpost)- Memasuki bulan kemarau, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten landak, Gusti Muhardi,SH menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Landak secara khusus konsumen untuk mempersiapkan alat penampung air dirumahnya masing-masing agar bisa menghemat air.
Gusti Muhardi mengimbau kepada masyarakat lantaran bulan Agustus dan memasuki bulan september adalah masa kemarau dalam hal ini agar masyarakat untuk mengantisifasi stock air yang ada jangan sampai ada kekurangan air.
"Kita minta kepada masyarakat untuk menyediakan atau membeli tong penampungan air dirumahnya masing-masing agar persediaan air dirumah masing-masing bisa terjangkau dan menghemat,"pinta Muhardi.
Direktur PDAM Kabupaten Landak Gusti Muhardi meminta  juga kemasyarakat agar untuk bersabar dalam pelayanan air karna dibeberapa titik instalasi saluran pipa ada perbaikan pemindahan.

poto:Gusti muhardi Direktur PDAM Kb.Landak

"PDAM selama ini mengalami sedikit kendala didaerah munggu disungai sutegung, kendalanya saluran air ke pipa harus dipindahkan adanya pergerakan tanah sehingga beberapa kali pipa patah dan pecah oleh sebab itu untuk mengatasi kendala ini saya pindahkan sekaligus untuk mempermudah akses pemeliharaannya dan saya targetkan dalam waktu tiga hari perbaikan pemindahan sudah selesai,"papar Gusti Muhardi pada rabu, (8/8/18) siang diruangannya.
Selain itu ditambahkan Gusti Muhardi, didaerah sungai rasak pada musin kemarau mengalami penurunan debit air sehingga nantinya setelah selesai perbaikan disaluran sungai setegung nantinya PDAM akan suntik untuk kesungai rasak, tambahnya.
"kalau kemaru begitu begitu panjang maka kita sedikit kualahan tapi untuk mengantisifasi kita tetap untuk pakai sungai landak walaupun  kualitasnya masih keruh tapi harapan saya kedepan mudahan sungai rantauan bisa mendukung,"harap Gusti Muhardi. (Nes)

Syahdan Anggoi Tutup Usia, Wakil Bupati Landak Beri Penghormatan Terakhir

Selasa, 07 Agustus 2018

poto:herculanus Heriadi memberi penghormatan kepada alm Syahdan Anggoi

Landak (Sorotpost)- Herculanus Heriadi, Wakil Bupati Landak Kalbar memberi penghormatan terakhir kepada Almarhum Syahdan Anggoi, salah satu tokoh masyarakat Landak, yang meninggal di RSU  Antonius Pontianak beberapa hari  senin pagi 6 Agustus 2018 pada pukul 04:45 Wib.

Herculanus Heriadi mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian tokoh masyarakat yang telah berjasa kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Landak.
"Saya secara pribadi, keluarga dan segenap Pemda Landak turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya orang tua kita, senior kita, salah satu tokoh panutan kita di Kabupaten Landak ini Bapak Syahdan Anggoi, semoga arwah beliau diterima disisiNYA dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan." ujar Heriadi yang datang menggunakan safari hitam ke rumah duka di Ngabang, Senin (6/8/2018).

Hadir sejumlah pegawai negeri dari Pemkab Landak dan aparat kepolisian jajaran Polres Landak, Anggota DPRD Landak yang datang untuk memberikan ucapan bela sungkawa.

Syahdan Anggoi‎ tutup usia 68 tahun, sebelum menghembuskan nafas terakhir di RSU St Antonius Pontianak, sempat di rawat beberapa hari di Antonius.

Syahdan anggoi pernah menjadi Kepala Dispenda Landak, Calon Bupati Landak dua kali, anggota DPRD Landak dari Partai Demokrat, Ketua KONI Landak dan sejumlah organisasi lainnya. Syahdan Anggoi meninggalkan seorang istri, tiga orang anak. (Nes)

PONTIANAK KOTA

KAPUAS HULU NEWS

SANGGAU NEWS

SINGKAWANG NEWS

MEMPAWAH NEWS

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS