KOLOM OPINI

LANDAK NEWS

BERITA NASIONAL

SEKADAU NEWS

MELAWI NEWS

BENGKAYANG NEWS

Laskar Pemuda Melayu Kalbar Dukung Karolin-Gidot

Rabu, 25 April 2018


Pontianak (Sorotpost) - Laskar Pemuda Melayu (LPM) dan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Provinsi Kalimantan Barat, menyatakan mendukung pasangan calon nomor urut 2, Karolin-Gidot, dalam Pilgub Kalbar 2018.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Panglima LPM Kalbar, Iskandar Ismail, yang disaksikan oleh para panglima dan ratusan anggota DPD LPM dan KBPPP kabupaten/kota se-Kalbar di Hotel Borneo, Pontianak, Rabu (25/4/2018).

"Kami Laskar Pemuda Melayu Kalimantan Barat mendukung (paslon) nomor 2," ujarnya pada kegiatan Rakeda LPM Kalbar di Borneo Sky, Hotel Borneo, Pontianak.

Ia menegaskan, pernyataan LPM ini karena pasangan Karolin-Gidot dinilai paling layak memimpin Kalbar untuk lima tahun ke depan.

"Ibu Karolin itu orang yang punya prestasi dan berpengalaman. Pernah jadi Anggota DPR RI dua periode. Kami ingin juga Kalbar ini dipimpin oleh perempuan terbaik Kalbar," katanya.

Tidak sekadar mendukung, LPM siap memenangkan pasangan Karolin-Gidot di 14 kabupaten/kota. Bahkan, Panglima Iskandar menyatakan, memenangkan Karolin-Gidot sama dengan menjaga nama baik LPM itu sendiri.

"Tidak cuma mendukung, kita ingin menang. Kami tulus mendukung. Akan kami buktikan bahwa kami mendukung Karolin. Nama baik Laskar kami pertaruhkan untuk memenangkan Karolin," tegasnya.

Komitmen LPM Kalbar siap memenangkan Karolin-Gidot, membuktikan bahwa dalam pemilihan kepala daerah, LMP tidak memandang faktor SARA. Melainkan mengedepankan track record kandidat.

"Kalau kami di LPM ini tidak ada pengkotak-kotakan. Kami nasional, kami merah putih. Kami mendukung Karolin-Gidot ini, karena beliau itu punya prestasi, orangnya mampu untuk memimpin Kalbar ini," terangnya.

Pada kegiatan pernyataan dukungan, hadir Cagub Kalbar Karolin Margret Natasa. Dalam sambutannya, Karolin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan LPM dan KBPPP kepada dirinya.

"Ini merupakan sebuah kehormatan, amanah dan tanggung jawab saya mengemban rekomendasi ini untuk kepentingan masyarakat Kalbar secara umum," ujarnya.

Karolin mengapresiasi apa yang telah disampaikan Panglima LPM, mendukung pasnagan Karolin-Gidot karena alasan track record, pengalaman, dan prestasi.

Ia juga menyampaikan, bahwa masyarakat Kalbar yang majemuk dari berbagai suku, untuk tetap terus bersatu. Tujuannya adalah membangun daerah secara bersama-sama tanpa membedakan suku ataupun kelompok tertentu. (yh) 

Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Presiden MADN Dikawal FPDL



Landak (Sorotpost) -  Rabu pagi (25/4/18) di kantor pengadilan Negeri (PN)  Ngabang menggelar sidang lanjutan Kasus ujaran kebencian terhadap Presiden Majelis Adat Dayak Nusantara (MADN) yang juga mantan Gubernur Kalbar dua periode, Cornelis, berlanjut ke proses hukum. Kasus inipun menyeret oknum PNS, Pindarto Rahmad yang sekarang ini sudah ditetapkan sebagai terdakwa. Saat ini kasus ujaran kebencian melalui postingan dimedia sosial (Medsos) itu sudah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Landak.
Sidang tersebut sudah memasuki sidang kedua di PN Ngabang. Agenda sidang kedua itu mendengarkan pembelaan dari kuasa hukum terdakwa, Sarwaniansyah terhadap eksepsi dakwaan oleh JPU pada sidang sebelumnya.

Hadir dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua PN Ngabang, I Dewa G. Budhy Dharma yang didampingi dua Hakim Anggota yakni, Indra Joseph Marpaung dan Firdaus Sodiqin, terdakwa Pindarto Rahmad dan sejumlah perwakilan Forum Pemuda Dayak Landak (FPDL).

Kasus ujaran kebencian inipun mendapat perhatian dari organisasi FPDL,POB, DRAF, dan POAR. Merekapun siap mengawal terus sidang kasus ujaran kebencian tersebut hingga selesai.

Sebagai bukti bentuk pengawalan kasus tersebut, puluhan anggota FPDL mendatangi PN Ngabang sebelum dimulainya sidang kedua. Mereka menyampaikan aspirasi kepada PN Ngabang supaya bisa melakukan penahanan terhadap Pindarto.

Menurut juru bicara FPDL, Sarmianus Senki menegaskan, FPDL tetap akan melakukan pengawalan dan pengawasan proses hukum terhadap kasus ini.

"Harapan kita hari ini PN Ngabang melakukan penahanan terhadap Pindarto Rahmad. Sebab, menurut kami proses hukum kasus ini sudah cukup lama sejak April 2017 lalu. Namun proses hukum baru berjalan sekarang," ujarnya.

Ia juga menegaskan, apa yang sudah dilakukan Pindarto Rahmad memang sudah melukai masyarakat Landak khususnya pemuda.

"Oleh karena itu kami mendatangi PN Ngabang untuk mengawal jalannya persidangan ini. Harapan kami, PN Ngabang segera melakukan penahanan terhadap Pindarto Rahmad," pintanya.

Ia berharap supaya kasus ujaran kebencian melalui Medsos tersebut tidak terulang lagi di Landak.

"Kami meminta PN Ngabang supaya memberikan rasa keadilan yang seadil-adilnya dalam kasus tersebut. Sebab
dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Pindarto Rahmad terhadap tokoh masyarakat Landak Bapak Cornelis, yang kami anggap sudah menjadi orangtua dan sesepuh kami di Landak. Oleh sebab itu, kita bersama beberapa ormas yang ada ikut hadir di PN Ngabang dalam rangka mengawal kasus ini," ucapnya.

Tidak hanya mendatangi PN Ngabang untuk menyampaikan aspirasi, pihaknya pun juga sudah mengirimkan surat kepada PN Ngabang supaya segera menahan Pindarto Rahmad.

"Tapi nampaknya hari ini Pindarto Rahmad tidak ditahan. Namun, kita tetap melakukan pengawalan kasus ini dengan hadir di PN Ngabang sampai proses hukum ini berjalan sesuai dengan keinginan masyarakat kita," tegasnya.

Penasehat hukum terdakwa, Sarwiniansyah menegaskan,surat dakwaan yang dibacakan JPU pada sidang sebelumnya,memiliki kelemahan dan kekurangan.

"Saya menilai, surat dakwaan JPU yang sudah disampaikan pada sidang sebelumnya terkesan dibuat terburu-buru," kalanya.

Ia beralasan, uraian didalam dakwaan JPU itu tidak mencantumkan atau menghubungkan antara perbuatan terdakwa dengan Pasal 40 UU No. 19 tahun 2000 tentang Informasi dan Teknologi Informasi (ITE).

Sidang inipun akan berlanjut pada 7 Mei mendatang dengan agenda sidang jawaban JPU terhadap nota pembelaan kuasa hukum terdakwa.

Sebelumnya, kasus ujaran kebencian ini ditangani Polres Landak. Kemudian berkas kasus dilimpahkan ke Kejari Landak untuk diproses lebar lanjut.

Penyampaian aspirasi yang dilakukan FPDL inipun mendapat pengamanan dari Polres Landak. Tampak hadir dari jajaran Polres Landak, Wakapolres Landak Kompol Damianus Dedy Susanto, Kabagops Kompol Sri Harjanto, Kasat Sabhara, Iptu Joko Prakoso dan Kapolsek Ngabang Kompol Ida Bagus Gde Sinung.(Yh/Vi) 

Kepala Perwakilan Bank BI Dilaporkan Ke Polda Sulbar Atas Cuitannya

Selasa, 24 April 2018


Mamuju (SorotPost) - Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sulawesi Barat (AWAS) berunjuk menuntut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulbar Dadal Anggoro segera dicopot dari jabatanya.
Aksi dilakukan di depan Kantor BI Perwakilan Sulawesi Barat, yang terletak di Jalan Pettarani, Mamuju, Sulbar. Selasa, (24/4/18)
Aksi yang dimotori oleh Ikatan Jurnalis Sulbar ( IJS), Ikatan Wartawan Online ( IWO) Sulbar dan Jaringan Online Indonesia (Join) Sulbar itu sempat diwarnai aksi lempar telur kepapan nama kantor, sebagai bentuk kekecewaan para wartawan terhadap pernyataan Kepala BI Perwakilan Sulbar dalam ciutan di grup WhatsApp BI. 
Koordinator AWAS Ashari Rauf dalam orasinya mendesak kepada Gubernur BI agar mencopot kepala BI Perwakilan Sulbar, karena ditengarai menciderai profesi jurnalistik, serta mendesak Kapolda Sulbar untuk memeriksa dan menangkap kepala BI Sulbar sesuai dengan amanah Undang Undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan UU nomor 40 tahun 1999 tentang pers.
"Selama ini, wartawan di Mamuju telah memberikan kontribusi positif yang telah membantu BI dalam menyampaikan informasi kepada publik. Sayangnya, kerja kerja jurnalis tercederai atas ciutan pak Dadal Anggoro yang menganggap banyak wartawan taunya hanya copy paste," tutur Ashari.
Sementara itu, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulbar Muh Basri Sangkala mengatakan, pernyataan Kepala BI Sulbar dapat membangun asumsi bahwa wartawan banyak yang tidak berkompeten dalam melakukan kerja - kerja jurnalis sekaligus membuat dikotomi sesama wartawan.
"Pernyataan itu menurut saya sangat emosional, dapat mengiring asumsi masyarakat jika wartawan itu kerjanya hanya melakukan adu domba atau selalu punya niat lain dalam membuat berita," ujar pria yang disapa Ribas saat ikut dalam aksi tersebut.    
Ketua IJS Irham Azis juga menyesalkan ciutan pak Dadal Anggoro yang sama sekali tidak mencerninkan pribadi yang santun dan memiliki budi pekerti.
 Karena itu, ia menegaskan kasus yang telah dilaporkan ke Polda Sulbar ini akan terus dikawal hingga persoalan ini menuai titik terang. 
Usai melakukan aksi unjukrasa, para pengunjuk rasa langsung melaporkan Kepala BI ke Kantor Polda Sulbar, disana mereka diterima langsung Dirkrimsus Polda Sulbar, Kombes Wisnu Andayana bersama Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Hj. Masyura dan Kapolres Mamuju, AKBP, Arvan Avandi. ( Yh./IWO) 

262.938 DPT Kabupaten Landak Pada Pilkada Kalbar 2018

Kamis, 19 April 2018




Landak (Sorot Post) - Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan daftar pemilih tetap (DPT) ditingkat Kabupaten dalam pemilihan gubenur dan wakil Gubenur Kalbar tahun 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum  yang digelar diaula Kantor KPUD Kabupaten Landak pada kamis 19 April 2018 dimulai pukul 08:30 dan berakhir pukul 11:10 wib dengan ditetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT)  262.938 yang terdiri dari  138.082 (laki-laki), 124.856 (Perempuan), 1006 jumlah TPS dari 156 desa 13 kecamatan Kabupaten Landak dengan dihadiri oleh Herculanus Heriadi Pj. Bupati Landak,  Dandim 1201 Mpw,  Ketua pengadilan Negeri Danyon armed 16/konposit, Asisten 1, Kesbangpol,  Kasat Pol PP,  Kadis Dukcapil,  KPU dan tim sukes tiga pasangan calon  Gubenur dan Wakil Gubenur Kalbar Periode 2018-2023.

Dari DPT yang sudah ditetapkan,  kalau terjadi selisih itu tidak menjadi masalah dan harap dimungkinkan, ujar Reni anggota KPUD Kabupaten Landak dalam memberi tanggapannya. 
Dalam mengakhiri rapat pleno rekafitulasi terbuka,  Herculanus Heriadi,  Mengapreasiasi Kerja keras yang dilakukan oleh KPUD Kabupaten Landak sehingga mencapaian dengan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Landak yang sudah ditetapkan pada kamis 19/4/2018) secara syah. Herculanus Heriadi berharap dalam penyelenggaraan pemilihan Gubenur dan wakil Gubenur Kalbar ini  PPK untuk bisa berkoordinasi dengan pihak Camat agar pemilu Dapat berjalan dengan sukses, kata Pj. Bupati Landak. 
Selain itu juga Herculanus Heriadi selaku Pj. Bupati Landak  menghimbau kepada lapisan masyarakat Kabupaten Landak untuk bersama sama menyukseskan pilkada ini dengan aman dan nyaman, karna situasi dan kondisi Saat ini daerah Kabupaten Landak Aman dan kondusif, Papar Heriadi.  (Yhs) 

Kampung Jabeng Semangat kerja Gotong Royong Walaupun Hujan

Senin, 16 April 2018


Landak Jabeng,  (Sorot Post) - Rasa kebersamaan dan rasa persaudaraan akhir akhir ini semakin pudar dan tawar hati apalagi menyangkut gotong royong. Tapi lain hal dengan Kampung jabeng desa Mamek Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak Kalbar yang berjumlah kependudukannya delapan puluhan kepala keluarga,  pada minggu sore (15/4/18) kemarin melakukan kegiatan gotong royong membersihkan parit-parit disepanjang pinggir jalan raya.  
Gotong Royong dilakukan sangat rutin setiap tahunnya, dan pada minggu sore kemarin,  berdasarkan pantauan media ini,  kerja gotong royong bukan hanya melibatkan orang tua,  tetapi anak-anak muda dan ibu -ibu ikut dalam membersihkan lingkungan parit disekitar jalan raya tersebut. 

Menurut Deni Sakiu kepala dusun Jabeng desa Mamek Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak yang baru terpilih menjadi kepala Dusun Jabeng, kegiatan gotong Royong dimulai pukul 14:00 wib dengan mengawali jabatannya sebagai kepala dusun dikampung Jabeng,  dirinya mengajak masyarakat untuk kerja gotong royong.
"Hujan deras tidak mengurangi semangat kerja gotong Royong kami,  karna ini sangatlah perlu , karna dari kita untuk kita,  dan kitalah yang memulainya,  dan jangan selalu berharap pada Pemerintah,  kalau ada dari Pemerintah itu lebih baik,  tetapi dari kitalah yang memulainya untuk kekompakan dan kebersamaan. apalagi Dusun jabeng  terletak tidak jauh dari jalan raya,  dan kampung jabeng merupakan biji mata orang yang melewati jalan ini,  oleh sebab itu, kitalah yang menjaga dan merawat kampung ini,  karna kemajuan sebuah daerah adalah terletak dari kekompakan dan kebersamaan, "papar Deni. (Yh.) 

Menjelang Pilkada Wakapolda Melaksanakan Asistensi Dan Pengecekan Sarpras

Sabtu, 14 April 2018


Melawi (Sorot Post) – Atas ijin dari Kapolda Kalbar, Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Dra. Sri Handayani, M. H beserta tim yaitu Karosarpras, Kabid Propam dan Kabid Humas melaksanakan Asistensi serta melakukan pengecekan sarana dan prasarana terkait Pilkada serentak tahun 2018 di Polres Melawi, Kedatangan Wakapolda Kalbar beserta tim disambut langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si beserta Pejabat Utama Polres Melawi dan Kapolsek Jajaran, Kamis (12/4/2018) Sore.

Kegiatan dimulai dengan tatap muka Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Dra. Sri Handayani, M. H beserta tim dengan seluruh Pejabat Utama Polres Melawi, Kapolsek Jajaran dan seluruh Anggota beserta ASN Polres Melawi bertempat di Aula Tribrata Polres Melawi.

Kemudian dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan ( Lapsat ) dari Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si yang diawali memperkenalkan para Pejabat Polres Melawi selanjutnya memaparkan situasi dan kondisi wilayah Kabupaten Melawi yang meliputi Demografi, Geografi, situasi kamtibmas serta memaparkan keberhasilan dalam beberapa Operasi baik terpusat atau kewilayahan maupun imbangan dan Kuat Personil Polres Melawi, mohon ijin Jenderal Polres Melawi masih banyak kekurangan Personil kiranya Jenderal bisa menambahkan Personil ke Satker Polres Melawi ini, kekurangan Personil tentunya memberikan dampak yang signifikan dengan tugas yang diemban, namun itu bukan menjadi halangan dengan semangat dan kekompakan yang dimiliki oleh seluruh Personil Polres Melawi, Allahamdulilah semua tugas dapat diselesaikan dengan baik oleh Personil Polres Melawi, tuturnya.

Setelah menerima Laporan Kesatuan dari Kapolres Melawi, Wakapolda Kalbar memberikan arahan kepada Pejabat Utama Polres Melawi, Kapolsek Jajaran, Anggota maupun ASN dilingkungan Polres Melawi.

Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Dra. Sri Handayani, M. H menyampaikan beberapa hal mengenai program 100 hari kerja Kapolda Kalbar.

“Program 100 hari kerja Kapolda Kalbar tahap I telah kita laksanakan dengan baik yaitu mencapai 377 kasus yang telah ditangani dengan tersangka sebanyak 463 orang. Dan saat ini kita telah memasuki program 100 hari kerja Kapolda tahap II”, ujarnya.

"Adapun beberapa atensi yang disampaikan oleh pimpinan tertinggi Polda Kalbar yaitu membentuk satgas zero ilegal dan zero tolerance, memberikan target penanganan zero ilegal dengan mengoptimalisasikan sumber daya yang dimiliki, meningkatkan kualitas pelayanan dan kultur kepolisian untuk menambah kepercayaan publik secara berkelanjutan, dan meningkatkan kerjasama dengan stake holder sebagai mitra guna membangun keberhasilan program kerja 100 hari Kapolda Jilid II.

“Semoga dengan kesiapsiagaan yang telah kita laksanakan dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2018 dapat terlaksana dengan penuh tanggungjawab. Mari kita bekerja sama dengan penuh semangat dalam memberikan pelayanan terbaik agar Kalimantan Barat selalu aman, kondusif dan damai”, jelasnya.

Setelah memberikan arahan di Aula Tribrata Polres Melawi Wakapolda Kalbar beserta tim melakukan pengecekan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Polres Melawi, yaitu Ranmor R2, R4 dan R6, Senjata Api, Tameng dan perlengkapan Ton Dalmas maupun kendaraan dinas Bhabinkamtibmas serta mengecek kelengkapannya, setelah melakukan pengecekan Sarpras Wakapolda Kalbar beserta tim langsung menuju Kabupaten Sintang. (Hadi/ Ferdinan)

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Jembatan Holtekamp Jayapura

Kamis, 12 April 2018


poto:Presiden Tinjau Holtekamp Pastikan Mampu Tumbuhkan Titik Perekonomian Baru di Jayapura.

Jayapura (Sorot Post) -Pembangunan jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua, yang diperkirakan akan selesai pada akhir 2018 diharapkan mampu memicu perekonomian di kawasan setempat. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan jembatan Holtekamp pada Kamis, 12 April 2018.

"Saya kira ini menjadi jembatan yang paling panjang yang kita harapkan akan menumbuhkan titik perekonomian baru di Jayapura dan sekitarnya karena dapat memperpendek jarak dari kota Jayapura ke Skouw yang biasanya ditempuh 2,5 jam, dengan jembatan ini bisa ditempuh 1 jam," kata Presiden.

Jembatan sepanjang 1328 meter termasuk bentang utama 732 meter ini berada diatas Teluk Youtefa yang menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami di Provinsi Papua. Nantinya waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju perbatasan Skouw lebih cepat dari semula 2,5 jam menjadi 60 menit.

Dibangunnya Jembatan Holtekamp, selain memperlancar konektivitas akan mendorong pengembangan wilayah Kota Jayapura ke Timur yakni ke arah Skouw. Hal ini juga ditunjang dengan pengembangan kawasan perbatasan Skouw sebagai embrio pusat ekonomi baru yang telah selesai bangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan dilanjutkan dengan pembangunan pasar.

"Ini dikerjakan dengan kolaborasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Ada bagian-bagiannya sendiri-sendiri, yang bagus di situ," tuturnya.

Selain mendorong perekonomian daerah, pembangunan selanjutnya adalah untuk kawasan wisata air sehingga menjadi lokasi wisata yang mampu menarik minat wisatawan.

"Kita harapkan juga selain titik pertumbuhan ekonomi baru, kawasan di sekitar jembatan ini juga menjadi tempat wisata yang indah, cantik, dan bagus," ujarnya.

Setelah melihat langsung jembatan tersebut, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Pj Gubernur Papua Soedarmo dan Walikota Jayapura Benny Tommy Mano menggunakan _tug boat_ mengitari jembatan tersebut.

*Dua bentang Jembatan Holtekamp*

Jembatan Holtekamp yang memiliki panjang 1328 meter, yang terdiri dari panjang jembatan utama 433 meter, jembatan pendekat sepanjang 895 meter. Selain dibangun 400 meter jalan akses ke jembatan pendekat arah Hamadi dan 7410 meter arah Holtekamp.

Jembatan ini juga terdiri dari dua bentang utama dengan pelengkung baja. Masing-masing panjang bentang utama 150 meter, tinggi 20 meter dan berat 2.000 ton. Dibuat secara utuh di PT. PAL Indonesia di Surabaya dan pengiriman bentang utama pertama dilakukan pada 3 Desember 2017 dilepas oleh Menteri Basuki dan tiba tanggal 21 Desember 2017 Sedangkan bentang kedua dikirim tanggal 17 Desember 2017 dan tiba tanggal 2 Januari 2018.

Kedua bentang dikirim dengan menggunakan kapal dan menempuh perjalanan sejauh 3.200 km. Tantangan utama dalam lifting kedua bentang, selain beban adalah kondisi cuaca, arus air, dan angin.

Pembangunan jembatan dibiayai oleh APBN melalui Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, sementara Pemerintah Provinsi Papua mendanai pembangunan jalan pendekat dari arah Holtekamp, dan Pemerintah Kota Jayapura membangun jalan pendekat dari arah Hamadi. Ditargetkan keeeluruhan jembatan dan jalan pendekat rampung pada akhir tahun 2018 yang akan datang.

Biaya pembangunan bentang utama jembatan adalah sebesar Rp 943 miliar yang dikerjakan oleh konsorsium kontraktor PT. PP sebagai pimpinan, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya.

Dalam rangka memenuhi spesifikasi mutu jembatan, material pembangunan jembatan ini sebagian didatangkan dari Bitung seperti batu pecah. Hal ini dikarenakan untuk mendapatkan mutu beton K500 yang membutuhkan keausan (tingkat kehancurannya) tidak boleh lebih dari 20 persen.

Jayapura, 12 April 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

PPM Dan IPEMI Bantu Korban Kebakaran Rumah


Mempawah (SorotPost)- Persatuan Puan-puan Melayu bersama Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia kabupaten Mempawah menggelar bakti sosial kerumah korban Kebakaran didesa Suap Dusun Sebukit Rama Kecamatan Mempawah Hilir pada kamis (12/4/18) tadi. 
Bakti Sosial ini berupa, penyaluran perabot rumah tangga,  pakaian,  mie instan dan uang tunai yang langsung diterima oleh korban yang rumahnya kebakaran. 
Menurut Juliana Ketua PPM mengatakan pada media ini,  kegiatan ini bertujuan untuk berbagi terhadap sesama saudara serta mempererat tali silaturahmi sesama orang melayu. 
‘’Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari program pengembangan potensi dan peluang usaha bagi perempuan muslimah yg kreatif dan inovatif  dalam pemannfaatan hasil bumi daerah tersebut’’  kata Juliana dan Erna selaku ketua ipemi saat di lokasi pengunsian korban. 

Dalam kunjungan bakti soasial yang di adakan oleh PPM dan IPEMI,  Ahmad korban rumah warga yang kebakaran merasakan ucapan terima kasih kepada seluruh PPM dam IPEMI yang telah berbagi dan peduli kepada warga yang kena musibah.
" Sangat berterimakasih dan bersyukur dengan adanya kegiatan ini, karna kegiatan semacam ini sangat positif  dan membantu kami, "ucapnl Ahmad. (Jo/Bg)

PNS Teror Wartawan Ngaku KPK

poto: Muhamad Abu Korban Teror PNS

Aceh (Sorot Post) -Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial JK yang tercatat sebagai warga Kota Langsa, provinsi Aceh diduga telah melakukan teror terhadap wartawan media online setempat, bernama Muhammad Abu Bakar.

Tak hanya melakukan aksi teror, oknum PNS itu juga mengaku sebagai seorang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berasal dari Aceh.

Seperti dilansir dari media PenaOne Kejadian bermula saat Abu, sapaan akrab Muhammad Abu Bakar Rabu pekan ini mendapat teror melalui pesan elektronik  selularnya.

JK kemarin sore Rabu (11/4/2018) telah menemui Abu untuk meminta maaf atas tindakannya itu.

Dirinya mengaku, jika aksi spontan itu dilakukannya karena iseng semata.

"Kemarin dia meminta ketemu saya di Ibam Coffe Kota Langsa untuk meminta maaf. Aksi teror tersebut dilakukannya hanya main-main," kata Abu Kamis (12/4/2018) kepada wartawan.

"Saya hanya main-main melakukan itu," ujar Abu, menirukan ucapan JK.

Abu menduga, ada aktor lain dibelakang aksi teror yang di lakukan oleh pelaku, mengingat, pelaku bukan orang yang tidak berpendidikan.

"Selain pejabat publik, pelaku juga memegang jabatan yang sangat strategis, di salah satu instansi pemerintah kabupaten Aceh Timur," ujarnya. (abu.)

Pengedar Narkoba KM 2 Ngabang Ditangkap Polisi

Rabu, 11 April 2018


Landak (Sorot Post) -  Siang tadi,  Satuan Reskrim Narkoba Polres Landak kembali melakukan penangkapan pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Landak. Kali ini penangkapan pengedar narkoba itu terjadi di sebuah warung depan penginapan KM 2 Ngabang Kabupaten Landak, Rabu (11/4/18) sekitar pukul 13.40 WIB. Pelakunya seorang residivis kasus penggelapan berinisial DD (35) warga Kota Ngabang.

Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio melalui Kasat Narkoba Iptu Pandia mengatakan, penangkapan terhadap DD berkat adanya informasi dari masyarakat.

"Masyarakat menginformasikan kepada kita bahwa di warung depan penginapan jalan raya Ngabang-Pontianak KM 2 Ngabang, ada orang yang sedang menjual narkotika jenis shabu. Sayapun bersama anggota langsung mengecek kebenaran informasi masyarakat tersebut," ujar Pandia, Rabu (11/4).

Tak berapa lama kemudian, polisipun melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sedang duduk diwarung.

"Sebelumnya kami sudah diinformasikan ciri-ciri pelaku. Berkat informasi itu, kita berhasil menangkap pelaku tanpa ada perlawanan," katanya.

Saat dilakukan pemeriksaan tambah Pandia, tersangka mengaku memiliki shabu yang akan dijualnya.

"Sesuai keterangan tersangka, barang tersebut didapat dari kawanya di Pontianak. Shabu itupun disimpannya dalam kotak rokok sebanyak 8 paket kantong klip plastik dengan berat 2,18 gram, " jelasnya.

Diakui Pandia, tersangka DD baru keluar dari penjara dalam perkara penggelapan.

"Tersangka berikut barang bukti kita amankan ke Polres Landak untuk penyidikan lebih lanjut," ucapnya.

Pandia juga mengucapkan terima kasih atas informasi warga.

"Kami mengimbau kepada warga, bila ada penangkapan agar bisa bekerjasama dan kiranya dapat memberikan kesaksian pada saat penggeledahan. Demikian juga aparat desa dapat membantu kita, sehingga tugas kita di lapangan cepat dan tidak menemui hambatan dalam penyidikan perkaranya," harap Pandia.

Selain mengamankan Shabu, polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp. 105 ribu. (dz/yh)

PONTIANAK KOTA

KAPUAS HULU NEWS

SANGGAU NEWS

SINGKAWANG NEWS

MEMPAWAH NEWS

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS