KOLOM OPINI

LANDAK NEWS

BERITA NASIONAL

SEKADAU NEWS

MELAWI NEWS

BENGKAYANG NEWS

5 Pelaku Judi Kolok Kolok Diringkus Polisi

Minggu, 20 Mei 2018



Melawi (Sorotpost) -Operasi Kepolisian Terpusat Pekat Kapuas 2018 sudah memasuki hari ke sembilan pada hari sabtu ( 19/5/2018 ) Polres Melawi dalam Operasi ini terus menerus bekerja menciptakan situasi kamtibmas di Kabupaten Melawi dalam bulan suci Ramadhan 1439 H tahun 2018. Kasus demi kasus terus diungkap oleh Polres Melawi dalam bergulirnya Operasi Pekat Kapuas 2018.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/A/71/V/RES.1.12/2018/Kalbar/Res Melawi, tanggal 17 Mei 2018 tentang Tindak Pidana Perjudian.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si melalui Kabag Ops AKP Sofyan Sabtu (19/5) pagi. Membenarkan telah menangkap lima orang tersangka judi kolok-kolok di Dusun Kuala Belian Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi.

"Berawal informasi dari masyarakat bahwa di Dusun Kuala Belian disuatu rumah sering digunakan untuk melakukan perjudian kolok-kolok dan mengganggu masyarakat sekitar tempat tersebut. Mendapatkan informasi tersebut anggota Sat Reskrim Polres Melawi langsung bergerak kelokasi. Setelah dicek ternyata benar bahwa memang ada dilokasi tersebut para pemain judi kolok-kolok, ungkapnya.

Sofyan menjelaskan, dalam penangkapan tersebut tidak ada perlawanan, lima tersangka dan barang bukti : 3 buah dadu ( bergambar kepiting, udang, bunga, bulan, tempayan dan ikan ), 1 HP, 1 buah lapak serta uang tunai sebanyak Rp. 913.000,- kita amankan ke Polres Melawi guna proses hukum lebih lanjut. Dari masing-masing tersangka tersebut yaitu Jp ( laki-laki ), swasta, alamat Desa Paal, HPD (33) laki-laki, alamat Desa Kompas Raya, MI (38) laki-laki, wiraswasta, alamat Desa Paal, AA (41) laki-laki, Swasta, alamat Desa Paal dan yang terakhir Drs. AH (57), wiraswasta, alamat Desa Paal. Semua tersangka kita jerat dengan Pasal 303 KUHP Jo Pasal 303 Bis KUHP, paparnya.

Penulis : Oktavianus
Editor    : Alfian Nurnas / Nanang. P
Publish : Hadi/Ferdinan

Kapolri Beri Penghargaan Kepada Dua Polisi Riau Yang Menembak Mati Empat Teroris



Melawi (Sorotpost) -Polres Melawi,  KAPOLRI Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M. A., Ph. D memberikan penghargaan dan kenaikan pangkat luar biasa kepada dua personel Polda Riau, yang melumpuhkan empat terduga teroris yang menyerang Mapolda Riau pada Rabu (16/5/2018) kemarin.

Dua personel yang menerima penghargaan adalah Direktur Lalu lintas Polda Riau Kombes Rudi Safrudin dan Bripka JB Panjaitan, anggota Bid Propam Polda Riau.
Dirlantas diberikan penghargaan pin emas oleh Kapolri, karena berhasil melumpuhkan tiga terduga teroris.

Sedangkan Bripka JB Panjaitan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aipda, karena melumpuhkan seorang anggota terduga teroris.

"Saya memberikan penghargaan kepada anggota-anggota, baik yang menjadi korban maupun mereka yang berhasil melumpuhkan. Kombes Rudi, Dirlantas yang berhasil melumpuhkan, menembak mati tiga tersangka sekaligus. Saya inginnya KPLB (Kenaikan Pangkat Luar Biasa), tapi karena pangkatnya Kombes, sementara ruang jabatan belum tersedia untuk bintang satu, sementara saya berikan pin emas," tutur Kapolri di Mapolda Riau, Kamis (17/5/2018).

"Yang kedua Aipda Panjaitan yang berhasil menembak satu. Dia berani mengambil langkah, satu tersangka berhasil ditembak mati. Maka saya berikan pangkat luar biasa menjadi Aipda. Saya ingin memberikan semangat kepada mereka," lanjut Kapolri.

Dirlantas Kombes Rudi Safrudin saat kejadian berada di teras utama Mapolda Riau, bersiap menunggu ekspose kasus narkotika pagi itu. Ia berhadapan langsung dengan seorang teroris dan menembaknya. Dua orang teroris lainnya sempoat dikejar Rudy, dan berhasil ia lumpuhkan.
Saya tadi sudah dengar cerita Kombes Rudy, itu luar biasa yang bersangkutan mengejar para teroris itu," papar Tito.

Penghargaan pemberian pangkat luar biasa juga diberikan kepada Iptu Anumerta Auzar yang gugur ditabrak terduga teroris di Polda Riau. ( Okt/hadi)

Kepsek SMP Kayong Utara Resmi Ditetapkan Tersangka Atas Postingannya

Jumat, 18 Mei 2018


Pontianak (Sorotpost) –Akhirnya Oknum Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kayong Utara Kalbar berinisial FSA (37) resmi ditetapkan sebagai tersangka usai menyebut bahwa teror bom di Surabaya hanya rekayasa.

Menurut Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Nanang Purnomo, Oknum Kepala Sekolah berinisial FSA itu berkomentar di Dunia Maya jika aksi teror bom di Surabaya adalah Rekayasa Kepolisian, Perempuan 37 tahun itu berkomentar di Facebook dengan menyebut bahwa rentetan aksi teror bom itu hanya pengalihan isu oleh pemerintah dan Polri. hal itu ditulisnya pada Minggu 13 Mei 2018.

"Selama 9 jam dia diperiksa oleh tim Ditreskrimsus. Akhirnya, statusnya kita tingkatkan menjadi tersangka dan sudah kita tahan," ujar Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Purnomo kepada sejumlah wartawan.
Warga asli Pontianak Barat itu sebelumnya diamankan Reskrim Polres Kayong Utara di kosannya, Jalan Sungai Mengkuang, Desa Pangkalan Buton, Sukadana, Kayong Utara. Pengamanan ini dilakukan setelah komentarnya dikecam netizen dan viral di media sosial.

Dalam komentarnya FSA menyebut bahwa teror bom tersebut hanya rekayasa yang sengaja dibuat oleh yang ia sebut 'bong' untuk merusak citra salah satu agama dan sengaja diciptakan untuk mengalihkan isu 2019 ganti presiden yang tengah viral saat ini.

"Sekali mendayung, 2-3 pulau terlampaui. Sekali ngebom: 1. Nama Islam dibuat tercoreng, 2. Dana triliyunan program anti teror cair, 3. Isu 2019 ganti presiden tenggelam. Sadis lu, bong…rakyat sendiri lu hantam juga. Dosa besar lu..!!!,” ditulis FSA.

“Dalam pemeriksaan FSA, ada dua hal yang didalami yaitu unsur SARA dalam postingan dan ujaran kebencian, Dia dikenakan pasal berlapis, yakni UU ITE dan Tindak Pidana," kata Nanang.

Pasal yang akan disangkakan kepada FSA adalah Pasal 45A Ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Berdasarkan kejadian ini, Kapolda Kalbar melalui Kabid Humas Nanang Purnomo mengimbau masyarakat untuk dapat bijak menggunakan media sosial, sehingga kejadian seperti yang dilakukan FSA ini tidak ditiru bahkan dilakukan oleh masyarakat.

"Masyarakat harus tahu dalam kegiatan di media sosial ini harus berhati-hati, teliti dulu, cek kebenaranya baru men-share, harus berpikir dahulu sehingga tidak menjadi bahaya bagi diri kita dan orang lain," Pungkas Nanang.(IWO) 

Untuk Melindungi Masyarakat, Polisi Melawi Latihan Menembak


Melawi (Sorotpost) -Guna meningkatkan kemampuan anggota Polres Melawi dalam menggunakan senjata api ( senpi ). Latihan yang telah telah dijadwalkan Polres Melawi secara berkala ini, telah dilaksanakan dilapangan tembak jalan PT. Erna KM 8 Desa Semadin Lengkong Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Rabu ( 16/5/2018 ) siang.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si mengatakan, bahwa latihan menembak tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam menggunakan senjata api. Selain itu untuk mencegah adanya penyalahgunaan wewenang dalam menggunakan senpi bagi para anggota yang bertugas.

"Tujuan dari latihan ini untuk meningkatkan kemampuan menembak anggota Polres Melawi, khususnya dalam menggunakan senjata api laras panjang maupun pendek," tuturnya.

Latihan menembak tersebut kata Kapolres, wajib diikuti oleh semua anggota dari berbagai satuan fungsi. "Seluruh anggota wajib ikut latihan ini, latihan menembak bukan semata keterampilan, tetapi emosi dan psikologis juga di uji ketika membidik sasaran, jelas AKBP Ahmad Fadlin.

Ditambahnya, Latihan ini juga dimaksudkan untuk meminimalisasi pelanggaran serta kesalahan prosedur penggunaan senjata api saat bertugas dilapangan.

"Sehingga dalam penggunaan senpi tidak terjadi salah tembak atau kesalahan prosedur lainnya, yang diakibatkan karena minimnya kemampuan anggota dalam menggunakan senpi," ungkapnya.

kapolres menuturkan, bahwa tugas Polisi sangat berat, terutama yang di lapangan. Sehingga dalam bertugas Polisi harus memiliki kemampuan dan keterampilan menembak yang baik.

"Tingkat ancaman semakin kedepan semakin berat, oleh sebab itu kemampuan serta pengetahuan anggota Polri harus terus diasah, " terangnya.

"Sehingga Polisi dapat menjadi pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat yang baik. "Anggota Polri harus mampu melindungi masyarakat dan dirinya sendiri makanya penting keterampilan menembak ini ditingkatkan terus," tegasnya.

Sebagai pelatih dalam latihan menembak tersebut Kasat Sabhara Polres Melawi AKP Nono Partoyuwono dulunya bertugas dalam Datasemen Satuan Brimob Polda Kalbar menyampaikan, berharap dengan latihan ini diharapkan personil dapat mengaplikasikan latihan menembak ini di lapangan secara cepat dan tepat dalam menembak.

"Untuk latihan kali ini, para peserta melakukan latihan menembak dengan sasaran 10 meter dan 15 meter menggunakan senjata api jenis Revolver. Sedangkan jarak 25 meter dan 50 meter menggunakan senjata api laras panjang jenis V2 Sabhara, ucapnya.

"Untuk peserta yang tidak memegang senpi disediakan senjata, bagi anggota yang memegang senpi dinas diharuskan menggunakan senpi masing-masing, tandasnya.

"Sebelum melakukan latihan mendapat bimbingan teknis pengetahuan pengoperasionalannya senjata laras pendek. Setiap peserta harus memahami cara menggunakan senjata termasuk dalam menjaga keamanan saat penggunaannya, karena bila salah dalam menggunakannya akan berakibat fatal, pesannya.

Penulis : Oktavianus
Editor    : Alfian Nurnas / Nanang. P
Publish : Hadi

Sebanyak 37.400 Pcs Petasan Korek Api Terjaring Operasi Pekat Kapuas 2018

Selasa, 15 Mei 2018


Melawi (Sorotpost) -Kepolisian Resor Melawi berhasil mengamankan ribuan petasan jenis korek api yang dijual bebas di sepanjang jalan juang Nanga Pinoh dalam Operasi Pekat Kapuas 2018, Senin ( 14/5/2018 ) sore.

Dari Operasi tersebut, sebanyak 37.400 pcs petasan korek api, 102 pcs petasan merek happy flower, 2 kotak petasan kupu-kupu dan 3 pcs petasan merek telur tyrex, beserta penjualnya diamankan oleh petugas Kepolisian Resor Melawi.

Kabag Ops Polres Melawi AKP Sofyan melalui KBO Sat Reskrim Ipda Widaya menjelaskan, terdapat sebelas tempat penjual petasan yang ada di Nanga Pinoh semuanya kita datangi.

"Kami temukan ribuan pcs petasan korek api dijual bebas, oleh karena itu langsung kami lakukan pengamanan barang bukti beserta penjualnya, tuturnya.

Sementara dari 11 penjual petasan tersebut yaitu AG (20), RS (15), R (12), DR (25), T (18), S (26), MH (22), P (18), B (32), AM (32) semuanya laki-laki dan satu orang perempuan A (37), diberikan pembinaan oleh petugas.

"Kami amankan petasan tersebut, sementara penjualnya kami lakukan pembinaan, ungkapnya.

Widaya mengatakan, Polres Melawi akan terus melakukan razia rutin jelang bulan cuci Ramadhan.

"Hal ini untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat. Sasarannya berupa minuman keras sampai petasan dan tindak pidana lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Melawi.

"Kami terus lakukan razia rutin, untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama bulan suci Ramadhan agar dapat berjalan dengan penuh damai, pungkasnya.

Penulis : Oktavianus
Editor    : Alfian Nurnas / Nanang. P
Publish : Ferdinan

Polisi Cek Barang Bawaan Tamu Polres Melawi


Melawi (Sorotpost) -Melawi, Bagi masyarakat Melawi, saat hendak mengunjungi Kantor Mapolres Melawi. Bersiaplah untuk diperiksa petugas Polisi. Pemeriksaan dilakukan terhadap barang bawaan termasuk tas para tamu Polres Melawi.

Hal tersebut terlihat dari sikap sigap dari KA SPKT Polres Melawi Ipda Samuji bersama anggota Jaga Mako Polres Melawi, Selasa (15/5/2018) pagi.

"Memeriksaan barang bawaan serta tas para pengunjung yang datang ke Mapolres Melawi. Tentunya dalam pemeriksaan tersebut dijelaskan terlebih dahulu maksud dan tujuan dari pemeriksaan, para pengunjung pun bersedia untuk diperiksa barang bawaannya. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan mengedepankan sikap humanis dan para tamu tidak ada yang keberatan untuk diperiksa barang bawaannya, katanya.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan keamanan pengunjung. Dengan diperiksa, maka pengunjung Polres dapat lebih aman karena bebas dari gangguan yang mungkin terjadi.

"Itu semata-mata untuk keamanan bersama. Jadi tiap pengunjung yang datang akan diperiksa oleh petugas kami. Dan ini kami lakukan setiap hari, jelasnya.

"Pemeriksaan yang dilakukan, bertempat di pintu masuk Mapolres Melawi. Ketika masuk melewati pintu gerbang, maka petugas sudah siap mengarahkan pengunjung ke kantor pemeriksaan untuk diperiksa.

Menurutnya, semua warga yang mengurus keperluan apapun akan diperiksa, baik kendaraan maupun barang bawaan yang dibawa. Aturan tersebut berlaku untuk semua yang datang termasuk para PNS.

"Dengan adanya pengamanan semacam itu, maka pengunjung di Polres Melawi akan terjamin keamanannya." Jangan sampai ada yang dirugikan jika datang ke Polres. Untuk itulah disiapkan pemeriksaan semacam ini dari petugas, " ungkapnya.

Dia menambahkan, pemeriksaan akan diberlakukan terus. Allahamdulilah selama ini tidak ditemukan adanya hal-hal yang ganjil dari pemeriksaan yang ada.

"Kalau di Melawi masih kondusif, masih aman dan masyarakat yang berkunjung juga tidak ada yang mencurigakan. Meskipun tergolong kondusif tidak ada salahnya dilakukan pemeriksaan untuk keamanan bersama, " tutur Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin.

Penulis : Oktavianus
Editor    : Alfian Nurnas / Nanang. P
Publish : Ferdinan

Pengedar Sabu Ditangkap Sat Narkoba Polres Melawi


Melawi (Sorotpost) -Satuan Narkoba Polres Melawi tidak sia - sia mengadakan pengintaian tentang adanya pengedaran barang haram sabu - sabu di wilayah hukum Polres Melawi.

Tadi malam sekitar jam 01.00 wib (15/5) anggota sat Narkoba Melawi berhasil menangkap pengedar Sabu - Sabu jaringan Melawi. Sebelumnya berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di jalan Provinsi Sintang - Pinoh sering ada transaksi atau mengedarkan sabu - sabu, berbekal informasi tersebut ditindak lanjuti dan membuahkan hasil ada laki - laki, diduga tersangka bernama HAO als OD bin SM, umur 32 tahun, alamat  Desa Sidomulyo Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, telah ditangkap dan diperiksa oleh Sat Narkoba Melawi, ungkap Kasat Narkoba AKP Sarwo, Selasa ( 15/5/2018 ) pagi.

Dari hasil penangkapan didapati barang bukti berupa 4 (empat) paket yang diduga sabu - sabu 1(satu) unit hp merk samsung lipat warna hitam, 1 (satu) pipet putih transparan, 1 (satu) buah kotak Pagoda, 3 (tiga) kantung plastik transparan, 1(satu) sendal warna hitam, semua barang bukti diatas diakui dan disita dari diduga tersangka HAO als OD. Untuk berat brutto barang bukti sabu - sabu akan segera di lakukan penimbangan juga segera dilakukan uji laboratorium BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), jelasnya.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S.IK, M.Si melalui Kasat Narkoba Polres Melawi AKP Sarwo Spd, menjelaskan bahwa Kanit Lidik Bripka Panggabean dan anggota sat Narkoba Melawi telah menangkap dan menyita barang bukti sabu - sabu dan barang bukti lainya yang ada kaitan dengan kasus tersebut, paparnya.

Diduga tersangka HAO als HO sebelumnya kurang lebih 2 (dua) tahun lalu telah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Sintang, menjalani hukuman dengan kasus yang sama mengedar dan memiliki Narkoba sabu - sabu.

Diakui juga oleh diduga tersangka HAO bahwa dirinya baru 2 (dua) hari yang lalu telah menggunakan atau memakai sabu - sabu, tentunya Sat Narkoba akan segera menindak lanjuti dengan diadakan tes urin kepada teduga tersangka, tutur Gabe.

"Dengan kasus tersebut diatas penyidik Sat Narkoba terhadap diduga tersangka HAO als HO yang sekarang oleh Penyidik sedang dilakukan pendalaman, pemeriksaan asal dari mana barang tersebut di dapat dan pasal yang dikenakan Penyalah gunaan Narkotika Pasal 114 ayat (1)  jo pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf a, UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 sampai 20 tahun penjara, tegasnya.

Himbauan dan penekanan dari Kasubag Humas Polres Melawi Iptu Herno Mintoro, penyalah gunaan Narkoba merupakan musuh kita bersama, Herno mengajak bersama sama masyarakat bersatu memerangi peredaran barang haram Narkoba, efek dan pengaruh negatif sudah banyak contoh, mari bersatu kerja sama dengan Polri lawan Narkoba minimal menginformasikan kepada Polri, pesannya.

Penulis  : Herno Mintoro
Editor     : Alfian Nurnas/Nanang. P
Publish  : Hadi/Ferdinan

Pembinaan Rohani, Mental Tahanan Polres Melawi Oleh Bripka Sutiyono

Senin, 14 Mei 2018


Melawi (Sorotpost) - Sebagai upaya memberikan pembinaan terhadap para pelaku tindak pidana yang menjadi tahanan di rutan Polres Melawi. Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si dan Wakapolres Melawi Kompol Jajang, S. Kom," memerintahkan kepada personil Polres Melawi yang mempunyai kemampuan untuk menyampaikan dakwah atau penginjilan agar mengadakan pembinaan rohani dan mental secara rutin terhadap para tahanan. Baik tahanan yang beragama Muslim maupun yang beragama Nasrani.

Pada kesempatan tersebut Bripka Sutiyono menyampaikan saat berdakwah di Ruang Tahanan Polres Melawi selalu bekerjasama dengan para Da'i atau Ustadz.

Diripun melaksanakan shalat magrib berjamaah, zhikir bersama dan dilanjutkan memberikan ceramah terhadap para tahanan yang beragama islam, Minggu ( 13/5/2018 ) malam.

"Inti dari tausiah yang disampaikan berkenaan dengan pentingnya bersyukur kepada Allah Saw Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang telah diberikan serta pentingnya agar kita segera memperbaiki diri sendiri dengan cara instrospeksi akan kesalahan yang telah kita perbuat. Orang yang berada dalam tahanan bukanlah berarti lebih hina bisa saja para tahanan lebih mulia kedudukannya disisi Allah SWT daripada kami yang diluar sebagaimana Allah memuliakan Nabi Yusuf Alaihissalam ketika dipenjara. Selama berada dirutan agar dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan memperbanyak amalan agama, ambil hikmahnya jadikan sebagai pengalaman yang berharga. Jadikanlah jalan yang salah pada saat ini merupakan jalan yang terakhir selanjutnya tidak lagi melakukan perbuatan yang melanggar aturan agama dan ketentuan hukum yang berlaku. Kegiatan tausiah berlangsung menjelang shalat isa dan ditutup dengan doa bersama. Para tahanan sangat antusias serta penuh khidmat mengikuti pembinaan rohani dan mental, sampainya.

"Kegiatan Binrohtal adalah sebagai salah satu langkah upaya Polres Melawi dalam menguatkan mental para tahanan selama menjalani masa hukuman. Mengajak taat menjalankan ibadah serta menghilangkan niatan para tahanan untuk berbuat ulang didalam tahanan misalnya upaya melarikan diri ataupun melakukan perbuatan yang nekat yaitu melakukan bunuh diri. Setelah selesai kegiatan para tahanan kita ajak makan roti dan minuman kopi maupun teh yang sudah disiapkan oleh Polres Melawi, katanya.

Penulis : Oktavianus
Editor    : Alfian Nurnas / Nanang. P
Publish : Hadi

Lenyapkan Terorisme: Masyarakat Melawi Bubuhkan tandatangan


Melawi (Sorotpost) -Dukungan simpati dan rasa duka cita masyarakat Melawi serta emosi berbaur menjadi satu. Saat kelompok teroris menghabisi 6 personil Polri yang bertugas di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Tidak habis disitu saja aksi berutal para teroris di Indonesia berjarak cuma hitungan hari saja rakyat Indonesia dibuat berduka lagi dengan terjadinya aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

Seperti tidak ada rasa takut teroris melakukan aksinya hal yang sama terjadi lagi di Mapolres Surabaya pada Senin (14/5) sekitar pukul 08.50 wib kali ini mengakibatkan 4 anggota Polri dan 6 warga sipil terluka, hal ini tentunya mengundang keprihatinan dan rasa emosi luar biasa dari masyarakat Indonesia. Hal yang sama juga terlihat di Kabupaten Melawi dukungan dan rasa simpati masyarakat mengalir deras melalui bubuhan tanda tangan masyarakat di spanduk berukuran panjang 4 meter dan tinggi 1 meter yang ditempatkan di tiga lokasi yang berbeda di Kota Juang, Senin ( 14/5/2018 ) pagi.

Dalam spanduk tersebut terpampang foto 6 anggota Polri yang gugur dan tersematkan tagar #KamiTidakTakutTeror dan #DukaKamiUntukPahlawan.

Kasat Lantas Polres Melawi AKP Aang Permana, S. IP mengatakan setelah mendapat perintah dari Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si. Anggotanya bergegas mencetak sebanyak 5 spanduk, 3 spanduk yang ditempat di tiga berlokasi berbeda di Kota Nanga Pinoh duanya lagi disebarkan melalui Kasat Binmas, katanya.

"Spanduk dukungan yang kita tempatkan rata-rata mendapatkan respons positif dari masyarakat yang prihatin kepada korban Anggota Polri dengan membubuhkan tanda tangannya. Puluhan doa dan dukungan juga dituliskan masyarakat dalam spanduk tersebut, ungkapnya.

"Salah satu masyarakat dalam kesempatan tersebut mengucapkan duka cita yang dalam sekaligus bangga terhadap Polri walaupun ada korban 6 anggota Polri dan terus menerus di teror, Polisi tetap semangat untuk menindak tegas serta melenyapkan para pelaku teroris, terima kasih pak Polisi, tirunya.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si menyampaikan saya pribadi dan seluruh personil Polres Melawi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada Polri, dukungan dari masyarakat adalah motivasi serta semangat Polri dalam melawan kelompok terorisme, ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dihimbau kepada masyarakat Melawi agar tidak mengupload atau share foto ataupun video korban daripada bom bunuh diri tersebut. Karena tujuan daripada teroris yang sebenarnya adalah menebarkan ketakutan, mengkondisikan ketidakstabilan. Oleh itu jangan sebarkan foto dan video korban, tegasnya.

Penulis : Oktavianus
Editor    : Alfian Nurnas / Nanang. P
Publish : Ferdinan

Sat Sabhara Polres Melawi Dengan Bersenjata Lengkap Amankan Misa Umat Kristiani

Melawi (Sorotpost) -Menyikapi kejadian yang menguncang umat kristiani yang ada di Surabaya yaitu Bom bunuh diri atau pengeboman yang dilakukan oleh sekelompok teroris di tiga gereja secara bersamaan yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia dan 41 terluka termasuk 2 personil Polisi yang melaksanakan pengamanan misa saat umat kristiani melaksanakan ibadah pada hari minggu.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si memerintahkan seluruh jajarannya melakukan pengamanan diseluruh gereja yang ada di Kabupaten Melawi termasuk 7 Polsek jajaran yang ada di wilayah hukum Polres Melawi. Untuk meningkatkan eskalasi pengamanan diseluruh gereja yang ada di Melawi personil yang melaksanakan pengaman di wajibkan membawa senjata api. Hal tersebut dilakukan demi menjaga keamanan dan kedamaian serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif saat umat kristiani melaksanakan ibadah pada hari minggu.

Pengamanan misa pada saat umat kristiani melaksanakan ibadah di Nanga Pinoh dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara Polres Melawi AKP Nono Partoyuwono membawa personilnya melaksanakan patroli dan pengamanan misa gereja, Minggu ( 13/5/2018 ) pagi.

Dalam kesempatan tersebut AKP Nono Partoyuwono menyampaikan guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai serta kondusif khususnya bagi jemaat kristiani yang melaksanakan ibadah pada hari minggu.

"Sebenarnya pelaksanaan pengamanan kegiatan ibadah umat kristiani sudah rutin dilaksanakan oleh Polres Melawi setiap minggunya, namun terjadinya Bom bunuh diri tadi pagi eskalasi pengamanan ditingkatkan personil yang berjaga pun membawa senjata api. Sistem pengamanan pun ditingkatkan baik jumlah personil sistem pengamanan maupun perlengkapan personil, pengaman tertutup dilaksanakan oleh fungsi Reskrim dan Intel, sedangkan pengamanan terbuka pengaturan lalu lintas dilaksanakan oleh Sat Sabhara, Sat Lantas dan melibatkan personil Polsek Nanga Pinoh, ungkapnya.

"Selain pengamanan dilaksanakan secara statis juga dilaksanakan pengamanan secara dinamis yaitu ada anggota yang mobiling dengan menggunakan R2 dan R4 yang bertujuan untuk memantau perkembangan situasi kamtibmas khususnya ditempat-tempat ibadah umat kristiani di seluruh wilayah hukum Polres Melawi.

"Hal tersebut dilakukan merupakan wujud nyata pelayanan prima pihak Kepolisian kepada masyarakat serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat saat beribadah. Pastor dan Pendeta serta umat kristiani mengucapkan terima kasih tak terhingga dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Polri khususnya Polres Melawi yang sudah melaksanakan pengamanan karena rasa aman dirasakan masyarakat yang beribadah saat Polisi hadir ditengah-tengah umat kristiani yang melakukan ibadah, katanya.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S. IK, M. Si menghimbau masyarakat Kabupaten Melawi agar tetap tenang menyikapi situasi yang terjadi pada saat ini. Polri selalu ada ditengah-tengah masyarakat memberikan rasa aman, situasi yang ada saat ini harus kita jaga bersama. Seluruh elemen masyarakat harus ikut terlibat menjaga situasi kamtibmas yang kondusif saat ini, agar kejadian serupa tidak pernah terjadi di Melawi, tegasnya.

Penulis : Oktavianus
Editor    : Alfian Nurnas / Nanang. P
Publish : Hadi/Ferdinan

PONTIANAK KOTA

KAPUAS HULU NEWS

SANGGAU NEWS

SINGKAWANG NEWS

MEMPAWAH NEWS

 
© Copyright SOROT POST @2018 Oleh Sorot Post News| Design by PHILIPUS NAHAYA | Published by SOROT POST NEWS